Parlementaria.com — Ketua Umum DPP Gebu Minang, Dr. H. Oesman Sapta Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo, melakukan kunjungan wisata budaya ke Rumah Pintar dan Kampung Inggris di Panyakalan Solok pada hari Minggu (19/10/25). Rumah Pintar dan Kampung Inggris ini merupakan binaan dari Dr. Ir. H. Mustafa Abubakar, M.Si dan Ny. Liza Mustafa Abubakar, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum UMKM, Kewirausahaan, dan Koperasi DPP Gebu Minang.
Dalam kunjungan ini, Dr. Oesman Sapta didampingi oleh Sekretaris Jenderal DPP Gebu Minang, Dr. Yuliandre Darwis, Ph.D, serta para Wakil Ketua Umum seperti Mayjen TNI (Purn) H. Irwan Zaini, Laksda TNI (Purn) Ardius Zainuddin, Astri Asgani, Emma Yohana, Darmawel, dan staf ahli Ketum GM Fauzi Bahar, bersama sejumlah pengurus DPP Gebu Minang lainnya.
Rumah Pintar Panyakalan menyediakan berbagai fasilitas edukasi dan budaya, antara lain Rumah Batik Minang, sanggar seni, pelatihan silat, panahan, pusat pembelajaran Kampung Inggris, serta Rumah Tahfidz. Tempat ini menjadi wadah sinergi antara pengetahuan, budaya, dan ekonomi untuk membangun generasi muda Minang yang cerdas, berkarakter, dan mencintai akar budaya mereka, sembari siap menghadapi tantangan masa depan.
Selain kunjungan wisata budaya, DPP Gebu Minang juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan sapi kepada masyarakat setempat, bekerja sama dengan Bank BRI. Program bantuan ini bukan hanya bertujuan memberikan bantuan materi semata, namun juga menanamkan nilai pemberdayaan ekonomi berbasis budaya. Diharapkan langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat kemandirian peternak, dan membuka peluang kolaborasi antara masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.
Ketua Umum DPP Gebu Minang menyampaikan harapannya kepada masyarakat penerima bantuan sapi agar hewan ternak tersebut tidak hanya menjadi sumber ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi untuk terus bergerak maju, saling membantu, dan menjaga keberlanjutan usaha bersama.
“Kegiatan hari ini hendaknya menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, meneguhkan semangat Gebu Minang sebagai kekuatan budaya dan ekonomi bangsa, serta menjadikan Minangkabau sebagai contoh pemberdayaan berbasis nilai luhur dan gotong royong,” ujarnya.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Gebu Minang dalam menggabungkan penguatan budaya dengan pemberdayaan ekonomi demi kemajuan masyarakat Minangkabau. (al/rls)






