Breaking News
Nasional

Jamiluddin Ritonga: Tim Transformasi Reformasi Polri Sebaiknya Ditiadakan

×

Jamiluddin Ritonga: Tim Transformasi Reformasi Polri Sebaiknya Ditiadakan

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM – Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga menilai Tim Transformasi Reformasi Polri bentukan Kapolri berpeluang berbenturan dengan Komite Reformasi Polri bentukan Presiden Prabowo Subianto.

“Bentukan Kapolri juga kredibilitasnya akan diragukan masyarakat. Sebab, orang-orang yang masuk dalam Tim Transformasi Reformasì Polri semuanya berlatar belakang polisi,” kata Jamil kepada media ini, Selasa (23/9/2025).

Karena itu, kata Jamil, masyarakat nantinya akan sulit menerina hasil yang dicapai Tim Transformasi Reformasi Polri. Sebab, masalah utamanya sebagian masyarakat sudah kehilangan trust pada Polri. Akibatnya, apa pun yang dihasilkan Tim Transformasi Reformasi Polri akan sulit dipercaya masyarakat.

“Karena itu, reformasi di tubuh Polri lebih baik diserahkan kepada Komite Reformasi Polri. Sebab  anggota Komite ini punya kredibilitas sehingga masyarakat lebih mempercayainya,” kata Jamil.

Kehadiran Mahfud MD dan tokoh lainnya memberi peluang Komite bentukan Presiden Prabowo ini punya trust di mata masyarakat. Karena itu, Komite ini berpeluang mendapat dukungan yang besar dari masyarakat.

Jadi, hasil kerja Komite Reformasi Polri lebih berpeluang direrima dan dipercaya masyatakat. Hal ini semata karena faktor trust dari Komite tersebut.

“Untuk itu, sebaiknya Tim Transformasi Reformasi Polri bentukan Kapolri sebaiknya ditiadakan saja. Polri lebih baik menunggu hasil kerja Komite Reformasi Polri,” saran Jamil.

Hal itu perlu dilakukan agar nantinya tidak terjadi benturan hasil kerja Tim Transformasi Reformasi Polri dan Komite Reformasi Polri. Perbedaan hasil dapat membingungkan masyarakat dan ini tidak baik bagi Polri itu sendiri. (*)

Komentar