Parlementaria.com — Semarak Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di lingkungan RW 014, Kelurahan Tegal Gundil, Kota Bogor, dimeriahkan dengan digelarnya Bazaar Merdeka oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Ittihaad. Tak sekadar meriah, kegiatan ini berhasil memutar dana warga lebih dari Rp20 juta hanya dalam satu hari.
Ketua Panitia Bazaar, Edi Siswanto, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum pemberdayaan ekonomi umat sekaligus ajang silaturahmi warga di sekitar masjid. “Antusiasme warga luar biasa. Baru tiga hari diumumkan, seluruh 30 stan yang disediakan langsung habis dipesan,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan, Sabtu (16/8/2025).
Bazaar ini diawali dengan jalan sehat bersama yang dimulai dari halaman Masjid Al-Ittihaad di Jalan Drupada V, menyusuri Jalan Drupada II, Pandu Raya, hingga Villa Citra, sebelum kembali finis di area bazaar. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan lansia.
Jenis barang yang dijajakan pun beragam. Mulai dari kuliner rumahan, sembako, pakaian jadi, hingga aksesori. Meski banyak warga yang ingin berpartisipasi, keterbatasan lahan membuat panitia hanya mampu menampung 30 pelaku UMKM dalam stan yang tersedia.
“Sayangnya memang halaman masjid kita terbatas. Tapi insya Allah ke depan kita akan cari solusi agar bisa menampung lebih banyak pelaku usaha,” kata Edi.
Senada, Koordinator Pendaftaran Stan, Ciah Saadiah, mengungkapkan bahwa dana yang berputar selama bazaar sangat signifikan. “Alhamdulillah, sampai siang ini omzet penjualan dari seluruh stan sudah melampaui Rp20 juta. Ini bukti nyata semangat kemandirian dan gotong royong umat,” ungkap Bu Ciah, yang juga menjabat sebagai Bendahara DKM.
Ketua DKM Al-Ittihaad, H. Budiman, mengapresiasi tingginya partisipasi warga. Ia menyebut bazaar ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari misi masjid untuk memberdayakan umat.
“Kegiatan seperti ini sudah lama kita rindukan. Alhamdulillah tahun ini bisa kita laksanakan kembali, dan akan menjadi program rutin DKM,” katanya.
Budiman juga mengungkapkan rencana mendirikan Warung Berkah, yakni toko sembako murah yang diperuntukkan bagi warga dan jemaah di lingkungan Drupada dan Villa Citra.
Ini bentuk lanjutan dari semangat ekonomi umat yang kita bangun melalui masjid,” tegasnya.
Simbol Kebersamaan
Ketua RW 014, H. Nurasuli, menyebut Bazaar Merdeka sebagai simbol kuat kebersamaan warga dalam menyambut hari kemerdekaan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat cinta tanah air dan kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat,” katanya.
Menariknya, bazaar ini juga didukung pelaku usaha kuliner lokal dan warga RW-014 sendiri yang menyumbangkan doorprize untuk peserta jalan santai dan voucher belanja bagi keluarga kurang mampu, sehingga semua lapisan masyarakat bisa ikut berbelanja dan menikmati suasana merdeka.
Dengan kolaborasi antara DKM, RW, pelaku usaha, dan masyarakat, Bazaar Merdeka Al-Ittihaad sukses menjadi bukan hanya ajang belanja, tetapi juga bentuk nyata gotong royong dan penguatan ekonomi umat di akar rumput. (al)






