Breaking News
Nasional

SPM Awards 2025, Kemendagri Apresiasi Daerah dalam Wujudkan Layanan Dasar Berkualitas

×

SPM Awards 2025, Kemendagri Apresiasi Daerah dalam Wujudkan Layanan Dasar Berkualitas

Sebarkan artikel ini

PARLEMENTARIA.COM –  Kementerian Dalam Negeri menggelar SPM Awards 2025 sebagai bentuk penghargaan bagi daerah yang berhasil menjalankan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan optimal.

Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Jumat (23/5/2025), di Gedung Serbaguna Ditjen Bina Pembangunan Daerah, dan diikuti secara luring maupun daring oleh para kepala daerah dan perwakilan lembaga mitra, termasuk dari Kedutaan Besar Australia.

SPM Awards menjadi bukti komitmen negara dalam memastikan setiap warga mendapatkan layanan dasar yang layak, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ketertiban umum. “SPM Awards bukan sekadar seremoni, tapi bukti nyata kehadiran negara,” tegas Tito dalam sambutannya.

Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Restuardy Daud, mencatat bahwa capaian Indeks Pencapaian SPM (IP SPM) nasional pada 2024 mencapai 87,86 (kategori Tuntas Madya). Namun, target 100% belum tercapai karena belum meratanya pemahaman dan penetapan target di daerah. Untuk itu, Kemendagri akan mengeluarkan Surat Edaran untuk memperkuat implementasi target SPM nasional 2025–2029.

Berikut daftar penerima SPM Awards 2025:
Provinsi Terbaik: Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur.
Kota Terbaik: Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Surabaya
Kabupaten Terbaik: Kabupaten Bogor, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sidoarjo

Regional Terbaik: Sumatera: Prov. Sumatera Barat, Kota Padang. Kalimantan: Prov. Kalimantan Utara, Kota Balikpapan. Bali-Nusra: Prov. NTB, Kota Denpasar. Jawa: Prov. DI Yogyakarta, Kota Serang, Sulawesi: Prov. Sulawesi Tengah, Kota Makassar. Maluku-Papua: Prov. Maluku, Kab. Mimika.

Kepulauan: Prov. Kepulauan Riau, Prov. Bangka Belitung, Kab. Kepulauan Mentawai. Provinsi Teraktif Koordinasi: Kalimantan Timur.

Pemerintah daerah didorong untuk mengoptimalkan platform e-SPM dan mengintegrasikan perencanaan-anggaran ke dalam dokumen pembangunan demi akselerasi pencapaian layanan dasar yang lebih merata dan berkualitas. (Syaf Al)

Komentar