Ekonomi

Program Tol Laut Belum Berjalan Optimal, Ini Tanggapan Ketua DPR

PARLEMENTARIA.COM – Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menanggapi belum berjalannya secara optimal program Tol Laut yang digadang-gadangkan pemerintah selama ini.

“Realisasi muatan balik tol laut pada 2017 hanya 20.274 ton atau hanya sekitar 3,9 persen dari target 517.200 ton,” terang Bamsoet, dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/4/2018).

Karena itu dia meminta Komisi V DPR mendorong Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) untuk membuat regulasi teknis yang berkaitan dengan implementasi tol laut agar tidak terjadi tumpang tindih, terutama dalam hal kemudahan perizinan, keluar masuknya pelabuhan (dermaga).

Kemudian meminta Komisi V DPR mendorong Kemenhub untuk mengoptimalkan muatan kapal, khususnya muatan balik dari Indonesia Bagian Timur ke Indonesia Bagian Barat dengan menyalurkan kapal-kapal perintis yang mampu menjadi penghubung kapal besar guna menciptakan kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok.

Melalui Komisi V DPR, Bamsoet meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kemenhub untuk memperbaiki infrastruktur pendukung dan moda transportasi darat di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), seperti mempersiapkan ketersediaan gudang-gudang, truk-truk pengangkut, supermarket, gudang penyimpanan, serta SDM bongkar muat, yang bertujuan untuk menyediakan komoditas barang dan mengurangi disparitas harga bagi masyarakat.

Terakhir Bamsoet meminta Komisi V DPR mendorong Kemenhub mendesak PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) agar bersinergi dengan kapal perintis milik daerah dalam menyukseskan program tol laut, guna memangkas biaya tinggi dan juga mempermudah pengiriman barang lewat laut. (chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top