Ekonomi

Hermanto Tolak Pemerintahan Jokowi Serahkan Bandara dan Pelabuhan ke Asing

PARLEMENTARIA.COM– Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hermanto menolak rencana pemerintah dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengoperasikan sejumlah bandara dan pelabuhan kepada asing.

Soalnya, kata wakil rakyat dari Dapil Provinsi Sumatera Barat I itu, keterlibatan asing dalam pengoperasian dab pengelolaan bandara serta pelabuhan berpotensi melemahkan bahkan menghilangkan kontrol karantina sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah.

Jika pengoperasian sejumlah bandara dan pelabuhan diserahkan kepada asing, ungkap Hermanto di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/11) dikhawatirkan kontrol dari karantina semakin lemah.

“Hal tersebut tentu saja bakal menimbulkan kerawanan. Salah satu dari kerawanan itu adalah dengan masuknya produk-produk pertanian ilegal yang membawa organisme hama atau penyakit ke Indonesia. Ini sangat berbahaya,” kata Hermanto.

Dikatakan, organisme hama maupun hama penyakit yang terbawa melalui produk-produk pertanian ilegal bakal masuk ke sistem tanah dan tumbuhan atau hewan.

“Organisme tersebut bakal menginfeksi tumbuhan dan hewan termasuk ternak. Akibat infeksi tersebut, produktivitas pertanian kita akan rendah. Hal ini tentu akan sangat mengganggu kedaulatan pangan Indonesia,” papar Hermanto.

Karantina, tambah politisi senior yang membidangi pertanian serta peternakan tersebut merupakan benteng pertahanan negara yang berperan sangat penting dalam mencegah masuknya produk pertanian illegal pembawa hama dan penyakit.

“Kalau hal tersebut terjadi, ini bakal sangat merugikan peternak maupun petani Indonesia. Karena itu, jangan sekali-kali menyerahkan pengelolaan benteng pertahanan negara kepada pihak asing,” demikian Hermanto. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top