JAKARTA– Suhu politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 101 Kabupaten/kota di tanah air terutama di Jakarta semakin memanas.
Karena itu, TNI siap membantu Polri dalam pengamanan pesta demokrasi itu. “TNI akan mengikuti perintah komando, karena TNI dan Polri memiliki visi dan misi bagaimanaaman dari ancaman yang merongrong bangsa Indonesia,” kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo lewat keterangan tertulis yang diterima Parlementariua.com, Minggu (5/2).
Dikatakan Jenderal bintang empat itu, saya sudah sampaikan kepada para Pangdam, Danrem dan Dandim untuk membantu secara penuh. “Bila Polri minta bantuan pengamanan agar segera didukung, setelah itu baru laporan, sebab itu memerlukan kecepatan,”tambah Panglima TNI.
Lebih lanjut dikatakan, TNI dan Polri harus solid satu visi dan misi dalam menciptakan suasana kondusif untuk mendukung pemerintahan yang sudah dipilih secara konstitusional.
“TNI mendukung dan membantu program pemerintah terkait stabilitas keamanan untuk menjamin pembangunan ekonomi. Karena itu, pelaksanaan Pilkada harus aman dan kondusif.”
Terkait pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di 101 daerah, Panglima TNI mengingatkan, kampanye tidak boleh bertentangan dengan agama dan tidak boleh menyinggung agama lain.
“Kampanye harus beretika dan berbudaya Pancasila. Bila ada demo selama minggu tenang yang bernuansa politis, Bawaslu harus berani menegakkan peraturan. TNI dan Polri akan mendukung sepenuhnya langkah dan tindakan Bawaslu,”ucap Panglima TNI.
Menurut Gatot, itu perlu disampaikan karena indikasi-indikasi pada saat minggu tenang, akan ada demo besar-besaran. “Dalam demo itu akan mengharamkan memilih pemimpin yang bukan seiman, ini merupakan benih-benih untuk kembali kepada Piagam Jakarta.”
Terkait jumlah pasukan TNI yang akan diperbantukan kepada Polri pada pengamanan Pilkada Serentak, Gatot mengatakan, berapapun kekuatan yang diminta Polri, TNI akan selalu siap dan mendukung sepenuhnya termasuk pasukan cadangan, sesuai situasi dan kebutuhan masing-masing daerah. (art)






