Breaking News
HeadLinePengawasan

Politisi Partai Demokrat Minta Kapolri Copot Anton Charliyan Sebagai Kapolda

×

Politisi Partai Demokrat Minta Kapolri Copot Anton Charliyan Sebagai Kapolda

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Politisi senior Partai Demokrat, Benny Kabur Harman menilai, wajar kalah Front Pembela Islam (FPI) menuntut Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mencopot Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan.

Selain Anton Kapolda Jawa Barat, yang bersangkutan juga memiliki jabatan sebagai Ketua Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang sempat bentrok dengan FPI di Bandung akhir pekan lalu.

“Bagaimana bisa begitu. Ya, Anton Chariyan harus diberhentikan sebagai Kapolda. Gimana Kapolda membina seperti itu,” ucap Benny yang juga Ketua Komisi III DPR RI itu kepada sejumlah wartawan di Gedung DPR RI.

Benny bahkan berencana menanyakan hal itu langsung kepada Kapolri dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI. “Bagaimana sih polisi yang telah diberi kekuasaan, kewenangan yang penuh atas nama negara melakukan pengamanan. Kok seperti pimpinan LSM begitu. Kalau mau jadi pimpinan ormas berhentikan saja dari Kapolda,” wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

Benny menekankan bahwa seorang pembina dalam organisasi sifatnya sama seperti ketua. “Sebagaimana diatur dalam UU, polisi tidak diperkenankan menjadi pimpinan ormas, termasuk partai politik.”

Status Kapolda Jabar yang juga menjabat sebagai pembina GMBI, menurut Benny, jelas menyalahi aturan. Apalagi kalau ormas itu jadi underbow-nya parpol tertentu. “Jadi kami minta Kapolri lakukan tindakan tegas,” desak Benny K Harman.

Sebagaimana diketahui, kericuhan antara GMBI dan FPI pecah ketika pentolan FPI, Habib Riziq Shihab tengah diperiksa oleh penyidik Polda Jabar, terkait laporan putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri. (art)

Komentar