Breaking News
HeadLinePolhukam

Cyber Crime Polri Telusuri Sejauh Mana Akuarasi Akun Sebar Pekerja Asal China

×

Cyber Crime Polri Telusuri Sejauh Mana Akuarasi Akun Sebar Pekerja Asal China

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Tim Cyber Crime Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri melakukan penelusuran untuk melihat sejauh mana tingkat akurasi soal akun yang menyebar berita pekerja dari China membanjiri Indonesia.

“Dari penyidik Cyber Crime Bareskrim Polri itu sedang berjalan. Jadi nanti akan ada perkembangan lebih lanjut,” kata Kepala Divisi Humas (Kadivhumas) Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar , Rabu (28/12).

Menurut perwira tinggi Polri ini, bila berita tersebut terbukti “hoax atau bohong merupakan sesuatu yang tidak baik, berkonotasi provokatif dan dapat dikategorikan pelanggaran hukum.

“Terutama terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 28 ayat (2). Jadi, ini bisa jadi perkara hukum. Nah, untuk memprosesnya tidak bisa main panggil, main tuduh tetapi mengumpulkan bukti-bukti terlebih dahulu,” kata mantan Kapolda Banten itu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah jumlah pekerja asal China yang berada di Indonesia mencapai puluhan juta orang karena yang benar hanya sekitar 21.000 jiwa.

“Banyak yang bersuara Tiongkok yang masuk ke Indonesia 10 juta, 20 puluh juta. Itu yang menghitung kapan. Hitungan kita 21 ribu, sangat kecil sekali,” kata Jokowi dalam sambutannya saat Deklarasi Pemagangan Nasional di KIIC, Karawang, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Jokowi berharap, masyarakat tak menyebarkan isu dengan data yang salah sehingga membuat gaduh nasional. Juga dinyatakan, kecil kemungkinan warga China mau bekerja di Indonesia.

Itu karenaperbedaan jenjang gaji yang begitu besar antara Hong Kong dan Indonesia. “Tak mungkinlah tenaga kerja dari Hong Kong, Amerika, Eropa masuk karena gaji mereka lebih gede dari kita,” demikian Jokowi. (art)

Komentar