JAKARTA– Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta mengingatkan kewajiban untuk menghormati dan menyayangi kaum wanita, khususnya ibu-ibu.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta saat membuka acara sosialisasi Empat Pilar MPR dihadapan Majelis Ta’lim Indonesia se Kota Padang, Kamis (22/12) malam.
Pada kesempatan itu, Wakil Ketua MPR tersebut mengucapkan selamat kepada para ibu, anggota majelis ta’lim, atas datangnya peringatan hari ibu 22 Desember 2016.
Soalnya, kata laki-laki berdarah Minang ini, ibu adalah orang yang paling berjasa membentuk putera puteri mereka. Seorang ibu mengandung sembilan bulan sepuluh hari, lalu melahirkan, menyusui dan membimbing anak-anaknya hingga mereka bisa mandiri.
Menghormati dan menghargai jasa ibu, kata laki-laki yang akrab dengan sapaan OSO tersebut, tidak hanya dilakukan ketika memperingati hari ibu saja tetapi harus secara terus menerus.
Seperti yang diajarkan oleh Nabi SAW. Kepada para sahabatnya Nabi mengajarkan rasa cinta dan hormat kepada ibu, itu tiga kali lebih besar dibanding bapak. Ajaran itu disampaikan agar umat manusia senantiasa menghormati ibunya.
Kepada anggota majelis Ta’lim OSO mengingatkan peran penting para ibu dimasa kini. Banyak negara yang tidak suka Indonesia maju. Mereka ingin masyarakat Indonesia hancur dan terpecah belah. Lalu mereka ingin menguasai dan mengambil alih kekayaan Indonesia.
Salah satu cara yang dipakai adalah melalui peredaran narkoba. Narkoba bisa dimasukkan dengan gampang dalam kehidupan anak-anak muda, sehingga memberikan efek buruk dalam kehidupan para pemuda. Narkoba juga memiliki daya rusak yang sangat besar terhadap masa depan generasi muda.
“Inilah salah satu tantangan ibu-ibu majelis taklim. Kita tidak boleh membiarkan narkoba masuk ke jaringan ibu-ibu majelis ta’lim. Demikian juga ibu-ibu majelis ta’lim harus turut memerangi narkoba,” demikian Oesman Sapta Odang. (art)






