JAKARTA– Oesman Sapta Odang yang dipilih dengan cara musyawarah untuk mufakat menjadi Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat ((Hanura) pada Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) di Jakarta, Rabu (21/12) malam tidak akan menolak bila mantan Keta Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum bergabung dengan dirinya di Hanura.
Kepada wartawan di rumah pribadinya di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/12) siang, Wakil Ketua MPR RI itu didampingi loyalis Anas Urbaningrum, Gede Pasek Suardika mengatakan, dirinya sangat siap menerima Anas Urbaningrum bergabung dengan dia di Partai Hanura. “Itu kan Hak Asasi Manusia (HAM). Kenapa tidak boleh,” sanggah dia.
Gede Pasek Suardika yang 2009-2014 merupakan loyalis Anas Urbaningrum. Pada pemilihan legislatif lalu, Pasek tidak mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI. Dia lebih memilih maju menjadi anggota DPD RI mewakili Daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Bali.
Selain siap menerima Anas Urbaningrum, Oesman Sapta yang akrab dengan panggilan OSO itu juga berharap mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar bergabung dengan dirinya untuk membesarkan Partai hanura.
“Tidak masalah kalau Pak Antasari mau mau bergabung dengan saya di Partai hanura. Mereka sudah menjalankan kewajiban-kewajibannya. Kalau mereka mau masuk, saya akan gelar karpet merah buat Anas Urbaningrum dan Antasary Azhar,” jelas OSO.
Pada kesempatan itu, Pasek yang merupakan senator asal Bali,mengungkapkan, adanya dukungan besar dari Anas terhadap dirinya untuk mendukung OSO memimpin Hanura.
“Mas Anas memang meminta saya mendukung penuh kepemimpinan Bang OSO. Mas Anas meminta saya ikut mendukung Bang OSO dalam membesarkan Partai hanura. Target saya masuk ke Hanura, mengalahkan partai biru pada pemilihan legislatif mendatang,” demikian gede Pasek Suardika. (art)






