Breaking News
HeadLinePengawasan

Di Depan Pimpinan MPR, Shamilla Goyang Warga Indonesia dan Belanda di Den Haag

×

Di Depan Pimpinan MPR, Shamilla Goyang Warga Indonesia dan Belanda di Den Haag

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Pedangdut Shamilla Cahya berhasil mengobati kerinduan masyarakat Indonesia di Belanda dengan melantunkan lagu “Aku Rindu” ketika menghibur tidak saja masyarakat Indonesia tetapi juga warga Belanda di Den Haag, Belanda.

Hiburan itu dilakukan dalam acara Pasar Raya Indonesia yang digelar di
halaman Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH), Jumat hingga Minggu (4/9) malam.

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang yang mampir di Pasar Raya Indonesia pada saat stop over dalam perjalanan ke Polandia, Minggu (4/9) mengakui, keberhasilan acara yang digelar KBRI Den Haag dalam rangkaian peringati HUT RI ke-71.

“Saya lihat antusias masyarakat Indonesia dan juga warga Belanda yang berbaur dalam acara Pasar Raya Indonesia,” kata laki-laki yang akrab dengan panggilan Oso itu seperti disampaikan Kabag Humas MPR RI kepada Parlementaria.com, Senin (5/9) petang.

Oesman Sapta mengakui kegiatan pasar raya ini dapat dijadikan alat
komunikasi untuk menjelaskan mengenai Indonesia. “Saya terharu begitu banyaknya warga asing yang menikmati acara. Saya harap acara serupa digelar secara rutin dan dapat dijadikan sebagai alat komunikasi dengan orang Belanda dan itu sangat penting.”

Warga Belanda, Hans van Dijk yang khusus datang dari Wepps untuk
menghadiri acara Pasar Raya Indonesia mengakui dia dapat melihat kegembiraan. “Tua muda semua gembira dan tidak terlupakan poco-poco di akhir acara,” ujar Hans yang juga ikut berjoget.

Diakui, dalam acara Pasar Raya Indonesia yang lebih mencolok adanya keamanan di kiri kanan, itu adalah kombinasi dari kegembiraan pesta pora dan realitas yang sesungguhnya. Seperti layaknya tari poco- poco semua bergembira.

Pedangdut Shamilla Cahya yang khusus diundang untuk menghibur bersama penyanyi Indonesia Idol Lucky Octavian melantunkan lagu-lagu dangdut yang cukup akrab ditelingga masyarakat Indonesia yang ada di negeri Belanda.

Shamilla Cahya, penari jaipong, pemain sinetron dan layar lebar yang lahir
di Bandung mengakui, senang dan bangga bisa menghibur masyarakat Indonesia yang ada di Belanda. “Acaranya seru banget, Saya serasa seperti berada dalam lingkungan keluarga sendiri,” kata Shamilla.

Dubes RI untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja mengatakan dirinya haru melihat masyarakat Indonesia dan Belanda menyatu dan saling berbagi budaya. “Mereka merasa seperti di kampung sendiri ” ujar Puja.

Acara Pasar Raya Indonesia ini berhasil menyatukan kedua bangsa begitu mencair, bergembira bersama-sama dan juga bazar kuliner Indonesia yang sudah menjadi bagian dari budaya Belanda.

“Nenek saya berasal dari Sumatera. Makanannya enak sekali,” ujar
wanita paruh baya dengan bahasa Belanda saat belanja di stand Salero
Minang yang terkenal dengan masakan Padang seperti gulai tunjang dan
jengkol sambal lado ijo.

Berbagai kuliner Indonesia dijajakan dalam Pasar Raya seperti Mpek-
mpek Elysha, Warung Kasih, Warung Bude Kati, Wijaya Kusuma, Pondok
Nusantara dan juga Pameran diikuti Batik Papua, Yayasan Alzheimer,
Kota Bandung, Dharma Wanita Persatuan KBRI Denhaag, Indonesia
Diaspora Belanda, Indonesia Satu, stand Garuda dan Singapore Airlines
yang menyediakan door prize berhadiah tiket dari Belanda ke Jakarta pp.

Sementara di panggung selain penampilan penyanyi Lucky dan Shamilla
juga demo pencak silat, musik tari Toraja, kesenian Papua, musik
angklung dan band dangdut. Dalam Pesta rakyat ini pengunjung menyatu
bergoyang dan berjoget dalam musik Sajojo dan Gemi Famire. (art)

Komentar