Breaking News
HeadLinePolhukam

Demokrat Masih Godok Cagub DKI

×

Demokrat Masih Godok Cagub DKI

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK– Partai Demokrat pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum memutuskan siapa yang bakal diusung partai berlambang Bintang Mercy itu pada pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta tahun depan.

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, EE Mangindaan mengatakan, pihaknya tengah menggodok siapa yang bakal didukung pada Pilgub DKI Jakarta nanti. “Ya, sedang kami godok. Partai Demokrat bakal mendukung calon yang pro rakyat,” kata Wakil Ketua MPR RI itu usai sosialisasi Empat Pilar berbangsa dan bernegara MPR di Pontianak, Rabu (10/8) petang.

Apa calon itu dari kalangan internal Partai Demokrat? “Kita lihat saja nanti. Kami sedang menggodoknya, bisa dari kalangan internal dan mungkin juga bukan di luar itu. Tunggulah,” kata EE Mangindaan.

Demikian pula halnya dengan siapa Partai Demokrat berkoalisi untuk mendukung calon yang bakal diusung. Pasti Partai Demokrat berkoalisi karena kursi partai ini di DPRD DKI Jakarta tidak cukup untuk mengusung sendirian calon. “Yang pasti dengan partai yang berada dalam koalisi besar.”

Dengan begitu, tersyirat bahwa Partai Demokrat tidak bakal mengusung Basuki Tjahja Purnama (Ahok) pada Pilgub DKI Jakarta mendatang karena koalisi besar di huni Gerindra, PAN, PKS, PPP dan PKB. Sedangkan PDI Perjuangan punya tiket mengusung sendirian calon pada Pilgub nanti.

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Demokrat, Syarif Hasan menegaskan jika jika pihaknya belum memutuskan mendukung salah satu calon gubernur, yang nama-namanya muncul belakangan ini. Baik Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sandiaga Uno, Syafrie Syamsuddin dan Yusril Ihza Mahendra.

“Demokrat masih melakukan eveluasi terhadap nama-nama yang akan diusung sebagai cagub dan cawagub DKI Jakarta. Evaluasi dilakukan Majelis Tinggi Demokrat yang dipimpin Pak SBY. Bisa saja yang diusung di luar nama-nama yang muncul,” tegas Syarif.

Koalisi yang mungkin akan muncul antara lain pendukung Ahok (Golkar, NasDem, Hanura), Sandiaga Uno (Gerindra), PDIP, dan Demokrat bisa berkoalisi dengan yang ada. “Atau dengan PAN, PKS, PKB, dan PPP yang sampai hari ini belum memutuskan dukungan cagub-cawagub DKI itu. Kalau PDIP kan bisa sendiri.”

Karena itu kata Syarif, masih ada beberapa alternative koalisi dukungan untuk cagub-cawagub DKI Jakarta tersebut. “Kalau ada tiga calon cagub DKI Jakarta, bakal lebih menarik. Jadi, Demokrat terus melakukan evaluasi dan komunikasi politik. Keputusan terakhir ada di Majelis Tinggi Demokrat,” jelas dia.

Senada dengan Syarif, juru bicara partai Demokrat, Ruhut Sitompul menegaskan, pihaknya masih melakukan evaluasi. “Pak SBY percaya hasil survei sehingga kemungkinan besar Demokrat akan mendukung cagub yang unggul di survei. Demokrat dipastikan mendukung cagub yang unggul di survei,” demikian Ruhut. (art)

Komentar