JAKARTA– Kapal penyeberangan yang membawa belasan wisatawan dari Pelabuhan Muaro menuju Pulau Angso Duo di Kota Pariaman, Sumatera Barat dihempas ombak tinggi hingga terbalik, Rabu (3/8) siang.
Kapolres Kota Pariaman AKBP Riko Junaldy, mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Kapal wisata yang mengangkut 11 penumpang asal Kenagarian Batipuah Kabupaten Tanah Datar terbalik sekitar 200 meter dari lokasi Muaro setelah dihempas ombak.
“Sekitar 200 meter meninggalkan muara, mesin kapal tiba-tiba mati dan dihempas ombak sehingga belasan penumpang kecebur ke laut,” kata dia.
Untung para penumpang tersebut cepat mendapatkan pertolongan sehingga nyawa mereka dapat diselamatkan. Mereka langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pariaman. Dua penumpang mendapatkan perawatan serius, sedangkan yang lainluka ringan.
Terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) kapal, Kapolres mengatakan, penumpang tidak menggunakan pelampung. “Kami masih menyelidiki lebih jauh kasus tersebut,” jelas Riko.
Dari keterangan saksi, kapal berangkat dalam keadaan cuaca kurang baik. Pihak kepolisian membenarkan kapal sebelumnya sudah dinyatakan dilarang Dinas Perhubungan untuk berangkat.
Namun, awak tetap saja membandel dan memaksakan diri untuk membawa penumpang. “Nakhoda kapal tersebut telah kami periksa secara intensif guna penyelidikan lebih dalam.”
Kapolres membenarkan kapal telah terdaftar dan resmi tetapi melanggar ketentuan SOP yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkot Pariaman, Yota Balad mengatakan, kapal berangkat dari Muaro Pariaman dalam keadaan cuaca kurang baik.
“Petugas sudah melarang agar kapal tidak membawa penumpang. Namun, larangan tidak diikuti dan tetap saja mencuri kesempatan saat jam istirahat.”
Ia menegaskan akan mencabut izin kapal tersebut sebagai bentuk sanksi yang diberikan kepada oknum yang membandel.
Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi Minggu (29/5) kapal wisata Selat Bunga yang membawa belasan penumpang terbalik di sekitar Bibir Pantai Gandoriah. Kapal yang membawa 14 penumpang asal Kota Padang tersebut terbalik setelah bagian belakang kapal dihempas ombak besar. (art)






