Breaking News
HeadLinePolhukam

Kapolri: Pertahankan Toleransi Beragama di Sumatera Utara

×

Kapolri: Pertahankan Toleransi Beragama di Sumatera Utara

Sebarkan artikel ini

JAKARTA– Kerusuhan massa di Tanjung Balai Sumatera Utara yang mengakibatkannya terbakarnya rumah ibadah umat budha (vihara) diduga berlatar belakang persoalan individu dalam kehidupan bertetangga.

“Agar masyarakat tidak terprovokasi karena ini persoalan individu, serta diminta berpikiran jernih dalam menyikapi masalah ini,” kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian keterangan tertulis yang diterima Indokini.co, Senin (1/7).

Mantan Kapolda Jaya itu menekankan seluruh lapisan masyarakat harus mempertahankan Sumatera Utara sebagai tempat toleransi umat beragama di Indonesia. Tito juga menekankan penyidik kepolisian telah mengambil langkah penegakan hukum terhadap tujuh orang.

Guna mencegah dan langkah antipasi agar bentrokan tidak meluas, Kapolri bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama bertempat di Markas Polda Sumatera Utara.

Selain itu, Kapolda Sumatera Utara memimpin langsung pengamanan di lokasi kejadian yang diperkuat pasukan Brimob dibantu anggota TNI. “Kapolda untuk sementara waktu akan tinggal di Tanjungbalai,” ungkap Tito.

Kerusuhan massa terjadi di Tanjung Balai, Sabtu (30/7) dinihari. Sekelompok massa merusak sejumlah vihara, klenteng dan bangunan yayasan sosial, bahkan delapan unit mobil juga dibakar.

Saat ini, pihak Polres Tanjung Balai bersama aparat TNI, tokoh masyarakat dan agama setempat mampu mengendalikan situasi keamanan di lokasi kejadian. (art)

Komentar