Breaking News
HeadLinePolhukam

Fadli Zon: Gaduh Kabinet Jokowi Akibat Leadership

×

Fadli Zon: Gaduh Kabinet Jokowi Akibat Leadership

Sebarkan artikel ini

jkw-fzJAKARTA– Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menilai, ‘keributan’ antara Menteri Koordinator (Menko) Maritim, Rizal Ramli dengan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said terjadi akibat persoalan kepemimpinan (leadership) pemimpin pembantu preisiden tersebut.

Apalagi, kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini, Kamis (3/3), kejadian itu bukan yang pertama tapi sudah berulang. “Pertikaian di antara kedua menteri itu tak seharusnya terjadi bila semua diselesaikan dalam rapat kabinet.”

Wakil rakyat dari Daerah Pemiihan (Dapil) Jawa Barat V tersebut memberikan masukkan untuk kabinet pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar masalah
tersebut bukan persoalan orang per orang tapi kesatuan kabinet dalam mengambil keputusan terhadap kebijakan pembangunan produksi gas di blok Masela.

Karenanya, ia meminta kabinet harus kompak. “Seharusnya satu suara lah dalam hal itu. Kalau belum satu suara tidak usah bicara di publik. Tapi, memang ada menteri yang saya kira seperti itu membuat suatu kegaduhan beberapa kali yang lalu juga. Saya nggak tau apa maksudnya seperti itu. Apakah ini disengaja oleh presiden, saya tidak tahu. Kalau itu pun disengaja, saya kira strategi yang salah,” kata Fadli.

Berbeda dengan Fadli Zon, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) malah mengaku kasihan kepada Jokowi yang dibuat tak nyaman oleh ulah para pembantunya di Kabinet Kerja karena berpolemik di publik. Padahal, sebelumnya Jokowi sudah mewanti-wanti kepada para menterinya agar kompak bekerja.

“Saya kasihan ke Pak Jokowi. Pak Jokowi sudah dua kali meminta agar tidak gaduh, tapi ternyata masih gaduh juga. Ini menurut saya yang memprihatinkan,” kata Hidayat.

Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyarankan agar ke depan Jokowi tidak lagi sekadar mengimbau para menterinya untuk tidak gaduh. Jokowi harus bisa lebih tegas lagi. “Pak Jokowi jangan hanya mengimbau, harusnya panggil para menteri yang gaduh, duduk bareng dan tanyakan maunya apa.”

Bagaimanapun juga, kata Hidayat, ulah menteri yang sering ribut di depan publik jelas membuat kabinet tak nyaman. Imbasnya pun pada kewibawaan Presiden Jokowi. “Ke depan, presiden jangan lagi mengimbau tapi memerintahkan agar tidak gaduh. Panggil saja menteri yang gaduh tersebut,” Hidayat Nur Wahid. (art)

Komentar