Polhukam

Jon Erizal: AIPA Harus Ubah Mekanisme Konsensus

PARLEMENTARIA.COM – Mekanisme pengambilan keputusan lewat konsensus pada sidang ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) harus diubah, agar tak mengganggu lahirnya produk resolusi yang dihasilkan. Ada resolusi yang sebetulnya sangat penting dikeluarkan AIPA, tapi terhambat oleh mekanisme konsensus.

Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Jon Erizal usai mengikuti rangkaian Sidang Umum AIPA ke-39 di Singapura, Kamis (06/9/2018) mengungkapkan, dalam mekanisme ini keputusan harus disepakati semua delegasi yang berjumlah sepuluh negara anggota. Satu saja negara tidak setuju, maka resolusi tidak bisa dihasilkan.

“Kita dari Indonesia akan mengajukan usul perubahan mekanisme pengambilan keputusan pada penyelenggaraan AIPA berikutnya. Mekanisme konsensus tidak bisa lagi membantu negara anggota AIPA yang sedang menghadapi masalah. Bila diserahkan ke mekanisme konsensus, pasti negara yang sedang bermasalah akan menolak kritik,” ujar Jon.

Politisi PAN ini berpandangan, selama AIPA masih menggunakan mekanisms konsensus, niscaya akan banyak tertinggal dalam pengambilan keputusan. Dengan kata lain, selama masih menggunakan mekanisme konsensus, AIPA akan terus terhambat langkahnya. “Di IPU, alhamdulillah mekanisme pengambilan keputusan sudah lebih maju. Ke depan mekanisme ini perlu ditinjau kembali bersama semua anggota AIPA,” imbuhnya. (chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top