Polhukam

Gunakan Fasilitas Negara, Wajar Elektabilitas Jokowi Tinggi

PARLEMENTARIA.COM– Tingginya elektabilitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) diberbagi lembaga survei di dalam negeri tidak terlepas dari posisi yang bersangkutan sebagai Presiden RI. Jokowi merupakan calon presiden incumbent yang bisa menggunakan semua fasilitas negara.

Sebagai petahana, kata Wakil Ketua Umum partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Riza Patria di Jakarta, akhir pekan ini, fasilitas itu sekaligus digunakan untuk berkampanye kesejumlah daerah.

Dikatakan Ahmad Reza, Jokowi sudah 3,5 tahun berkuasa. Hampir setiap hari dia kelililing, diliput media, apalagi senang selfi-selfi. “Jadi, wajar saja elektabilitasnya tinggi. Bahkan, harusnya elektabilitas Jokowi jauh lebih tinggi dari yang ada sekarang.

Terkait hasil yang dirilis lembaga survei median, dengan menempatkan elektabilitas Jokowi sebesar 46,4 persen, dikatakan Wakil Ketua Komisi II DPR, membuktikan bahwa kepercayaan rakyat mulai terkikis. “Menurut saya angka yang diperoleh Pak Jokowi, diluar dari harapannya sehingga dirinya merasa khawatir,” kata dia.

Ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkuasa dan maju untuk kedua kalinya, elektabilitas beliau jauh lebih tinggi dibandingkan Jokowi. Padahal, kala itu SBY tidak sesering Jokowi keliling.

Bahkan kala itu, boleh dikatakan tidak ada lawan yang mampu mengimbangi SBY dalam pilpres. Buktinya, pada Pilpres 2009, duet SBY-Boediono menang mutlak pada pilpres sehingga dia berkuasa untuk periode kedua. (tanjung)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top