Polhukam

Agun: Langkah Jokowi Tunjuk Badrodin Haiti, Tepat.

20110331_033839_agun2JAKARTA – Polemik mengenai jadi tidaknya Presiden Joko Widodo melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri usai sudah. Presiden Jokowipun akhirnya membatalkan pelantikan Budi Gunawan.

Politisi Senior Partai Golkar Agun Gunanjar Sudarsa menilai langkah yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, adalah langkah yang tepat.

“Tepat, dari sisi landasan hukum yang digunakan dan diterbitkan yaitu Konstitusi melalui Perppu, sehingga terjaga hubungan dengan rakyat yang memilihnya (yang protest selama ini), dan tidak terlanggar hak DPR karena Perppu,” kata Agun melalui pesan singkatnya kepada Parlementaria.com, Rabu (19/2/2015).

Agun juga menilai penunjukan Badrodin Haiti akan dapat memperbaiki hubungan antara institusi Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dnan akan meningkatkan fungsi koordinasi kedua lembaga tersebut.

“Adil bagi keduanya (Polri dan KPK) karena keduanya akan terselamatkan, dan akan berdampak pada menguatnya fungsi koordinasi keduanya. BH (Badrodin Haiti -red) akan mampu memperbaikinya,” ungkapnya.

Agun juga mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang menunjuk tiga pimpinan sementara KPK yaitu Taufiqurrahman Ruki, Indriyanto Seno Adji dan Johan Budi, untuk menggantikan posisi Abraham Samad dan Bambang Widjojanto yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian serta Busyro Muqoddas yang memasuki pensiun.

“Ketiga nama itu saya mengenalnya dengan baik, selama saya di DPR sejak tahun 1997, Ruki adalah rekan saya di PAH I MPR RI. Seno Adji, adalah pakar yang selalu saya libatkan dalam membuat perundang-undangan bidang hukum, juga dalam pembuatan UU KPK. Johan Budi lama mengenal saat saya di Komisi III. Orang-orang kompeten dan berintegritas,” imbuhnya. (ap)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top