Kesra

Digitalisasi Arsip ANRI Terkendala Anggaran

PARLEMENTARIA.COM – Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Andi Kasman menyatakan, pihaknya tengah merampungkan digitalisasi arsip negara. Hingga tahun 2019 ditargetkan  50 persen arsip dari kementerian, lembaga dan pemerintah daerah sudah digitalisasi.

 

“Ada 1.722 instansi, dan harus selesai 50 persen pada 2019. Dari 50 persen target yang ditetapkan, sudah mencapai 75 persen yang rampung ,” kata Kasman pada workshop Managemen Arsip Era Revolusi Industri 4.0 di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

 

Dalam digitalisasi tersebut ada dua sistem yang diterapkan, yakni Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dan Sistem Informasi Kearsipan Statis (SIKS).  Namun dalam penyelesaian digitalisasi arsip tersebut masih terkendala terbatasnya anggaran untuk kearsipan.

 

“Proses pengarsipan arsip statis terkendala akibat alokasi anggaran masih belum cukup. Pengarsipan seluruh arsip tersebut membutuhkan setidaknya Rp 1,3 triliun, sedangkan anggaran saat ini belum mencapai setengahnya,” ungkap Kasman.

 

Menurut Andi Kasman, digitalisasi merupakan solusi penting untuk menjaga keamanan dan kelestarian arsip negara. Selain itu, memudahkan akses publik untuk membukan arsip yang dimiliki ANRI. “Tercatat, ada kurang lebih 30.000 arsip tekstual yang belum semuanya terdigitalisasi,” ungkapnya lagi. (ks)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top