Polhukam

Bamsoet: Tangkap Cukong Pembalak Liar di Kapuas-Kahayan!

PARLEMENTARIA.COM – Ketua DPR Bambang Soesatyo mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama satuan Polisi Hutan untuk memberantas pembalakan liar yang terjadi di Kapuas-Kahayan.

Desakan tersebut disampaikan Bambang Soesatyo menanggapi aktivitas pembalakan liar 1.030 batang kayu bulat di hutan lindung Kapuas-Kahayan dalam dua hari terakhir dengan modus memanfaatkan warga sekitar untuk menarik balok kayu tersebut.

“Saya meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama satuan Polisi Hutan untuk memberantas pembalakan liar tersebut dengan menangkap cukong (pemodal) yang membeli kayu hasil pembalakan dan memproses secara hukum dengan hukuman yang seberat-beratnya agar dapat menimbulkan efek jera”, tegas Bamsoet, begitu dia akrab disapa, dalam pernyataan tertulis diterima parlementaria.com, Rabu (1/8).

Bamsoet juga meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk melakukan pembinaan kepada warga yang tinggal di sekitar hutan untuk secara bersama melakukan pelestarian, terutama terhadap hutan lindung, dan juga menjaga habitat hidup orang utan.

Kemudian meminta Komisi IV DPR bersama dengan KLHK dan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melakukan kajian terhadap Pasal 69 ayat (2) Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengingat pasal tersebut tidak sinkron dengan UU Nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan karena memperbolehkan membuka lahan dengan memperhatikan kearifan lokal membakar maksimal 2 hektar per-kepala keluarga, namun hal tersebut kemudian diinterpretasikan oleh para pembalak sebagai alasan membuka lahan yang justru kemudian berakibat terjadinya kerusakan hutan.

Melalui Komisi III DPR dan Komisi IV DPR, Bamsoet meminta KLHK dan Kepolisian untuk melakukan penutupan terhadap tempat pemotongan kayu (bandsaw) serta menyita alat pemotong kayu dan kayu hasil olahan untuk negara. (chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top