Pengawasan

Agun: Penafsiran Masa Jabatan Presiden dan Wapres Harus Sesuai UUD

PARLEMENTARIA.COM– Politisi senior Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengingatkan Mahkamah Konstitusi tidak boleh menafsirkan masa jabatan presiden dan wakil presiden bertentangan dengan UUD 1945 sebagai supremasi hukum tertinggi Indonesia.

“Dalam menjalankan kewenangan, MK wajib tunduk, patuh dan mengikatkan diri kepada supremasi hukum. Supremasi itu UUD 1945 bukan lembaga MK, sehingga tidak bisa dan tak dibenarkan para hakim MK membuat penafsiran bebas atas subtansi pasal-pasal UUD 1945, termasuk soal masa jabatan Presiden/Wapres,” jelas Agun di Jakarta, Sabtu.

Karena itu, dalam hal masa jabatan presiden/wapres, MK harus berpegang kepada pasal 7 UUD 1945. Bunyi pasal itu sebelum dilakukan perubahan adalah Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama masa lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali.

Bunyi pasal itu diubah menjadi presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.

“Untuk mendalami aturan pasal 7 yang sudah diubah itu, kata Agun, harus dibaca kembali buku Risalah Perubahan UUD 1945, tahun sidang 1999 yang diterbitkan Sektetariat Jenderal MPR RI 2008,” kata Agun sebagai anggota Panitia Ad Hoc (PAH) III dan I Badan Pekerja MPR 2009-2002

Saat pembahasan perubahan UUD 1945, Agun masuk sebagai anggota tim penyusun. Jadi, yang dimaksud oleh rumusan pasal 7 tersebut, harus dimaknai baik berturut-turut maupun tidak. Jadi presiden maupun wakil presiden dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk sekali masa jabatan, artinya hanya dua kali, baik berturut-turut atapun tidak berturut-turut,” kata Agun.

Dia tekankan, proses hukum uji materi yang dilayangkan semua pihak ke MK harus dihargai. Namun, UUD 1945 sebagai supremasi hukum harus berada diatas segalanya dan ditaati termasuk seluruh penyelenggara negara baik eksekutif, legislatif dan yudikatif. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top