Polhukam

DPR Kembali Gagas Forum Parlemen Dunia

PARLEMENTARIA.COM – DPR RI melalui Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) kembali menggagas Forum Parlemen Dunia untuk Pembangunan Berkelanjutan atau World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD). Forum ini merupakan inisiasi kedua DPR RI untuk merangkul parlemen negara sahabat bersama-sama membahas isu global, termasuk agenda 2030.

Forum yang digelar untuk kedua kalinya ini mengangkat tema “Partnership Towards Sustainable Energiers for All”, dan akan diselenggarakan di Bali pada 12-13 September 2018 mendatang.

“Forum ini diselenggarakan DPR RI sebagai forum yang kedua kalinya dan akan mengundang puluhan negara untuk membicarakan tentang SDGs terutama goal ke-7 terkait penyediaan energi bersih dan terbarukan,” kata Fadli dalam Embassy Briefing di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Fadli menjelaskan ketahanan energi sangat vital dan penting bagi masyarakat global, karena itu dibutuhkan kebijakan energi yang berkelanjutan. Mengingat, 70 persen kebutuhan energi global masih dipasok oleh energi fosil, seperti minyak, gas dan batu bara yang jumlahnya semakin lama semakin terbatas.

“Kita tidak mungkin hidup tanpa energi yang sustainable. Karena itu kita berharap terjadi diskusi dan dialog yang konstruktif dalam forum tersebut,” terang Wakil Ketua Koordinator Bidang Politik dan Keamanan ini.

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, dalam hal ini parlemen sebagai perwakilan rakyat memiliki peranan penting untuk menentukan arah kebijakan pemerintah melalui perundang-undangan dan hak anggaran. Karenanya, dukungan dan peran parlemen untuk mendorong pemerintah masing-masing negara lebih peduli terhadap sektor energi.

Hal senada disampaikan Ketua BKSAP DPR RI Nurhayati Ali Assegaf. Ia menuturkan, energi kerap kali menjadi isu sensitif bagi stabilitas dan keamanan global. Menurutnya, kebutuhan akan energi mempengaruhi setiap aspek kehidupan manusia serta produktivitas masyarakat global.

“Seperti kita ketahui, pertumbuhan ekonomi kita selalu terganggu dengan naik turunnya harga minyak mentah dunia, sehingga kita harus memfokuskan bahwa energi berkelanjutan menjadi prioritas bersama,” jelas Nurhayati.

Politisi Partai Demokrat itu melanjutkan, ketahanan energi dan energi terbarukan juga sejalan dengan goal nomor 7 dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yang mana tujuan ini dicanangkan untuk memastikan akses energi yang terjangkau, berkelanjutan dan modern bagi seluruh masyarakat. (chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top