Polhukam

Salim Minta Kader Menangkan Pemilu 2019, PKS Gelar Lomba Kitab Kuning

PARLEMENTARIA.COM– Seluruh anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang ada di parlemen, baik DPR RI, DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota harus berjuang dan bekerja keras untuk memenangkan pemilu 2019.

Kepada seluruh kader PKS yang maju dalam pemilu legislatif nanti, dipesankan agar tidak pernah berpikir kalah sebelum ‘bertanding’. “Tak boleh menyerah atau kalah sebelum berjuang. Allah yang memberi kemenangan,” jelas Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Aljufri dalam pesan singkat yang diterima Parlementaria, Senin (23/7).

Dikatakan, Pemilu 2019 adalah ‘Golden Opportunity’ bagi kemenangan PKS berkaca dari sukses yang diraih dalam Pilkada serentak 2017 dan 2018. Untuk itu, Salim minta agar seluruh kader PKS meluruskan niat, merapatkan barisan dan memposisikan partai di hadapan rakyat. “Jadikan partai ini milik umat dan milik bangsa. Jangan justru membuat orang menjauh. Cari suara di tempat yang banyak suara.”

Sedangkan Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini meminta pimpinan dan anggota Fraksi PKS seluruh Indonesia fokus menang Pilpres dan Pileg 2019. Caranya, pertama, awali dan akhiri dengan niat dan cara yang baik. Kedua, paham peta dan kekuatan sendiri dan lawan (kompetitor).

“Ketiga, bangun dan jaga militansi. Dan keempat, setiap anggota legislatif harus aktif mengambil peran, bahkan menjadi aktor utama perbaikan di masyarakat,” pesan laki-laki kelahiran Bekasi ini.

Seperti tahun lalu dan sebelumnya, Fraksi PKS kembali menggelar Lomba Baca Kitab Kuning. Lomba Baca Kitab Kuning (LBKK) ini sudah menjadi tradisi yang baik (biah hasanah) bagi PKS dan tahun ini telah memasuki tahun ketiga.

Indonesia merupakan negara muslim terbesar di dunia. Ada ribuan pesantren dengan jutaan santri yang menyemai dan menjaga nilai-nilai keIslaman di Indonesia. Mayoritas pesantren menjadikan kitab kuning sebagai rujukan pembelajaran.

“Nah, lomba kitab kuning ini kami selenggarakan untuk mengapresiasi santri dan pesantren di Indonesia,” kata anggota Komisi I DPR RI dari Dapil Provinsi Banten III tersebut.

Menurut Jazuli, tradisi keilmuan Islam melalui pembelajaran kitab kuning ini penting dilestarikan untuk nemotivasi generasi muda dalam belajar agama dari sumber dan bahasanya yang otentik.

Mereka yang mau ikut dapat mendaftarkan diri kantor PKS yang ada di daerah, 21 Juli- 15 Agustus 2018. Babak Penyisihan di Level Provinsi dilakukan 16 Agustus – 14 September 2018, dan babak Final Nasional 23 September 2018. Sedangkan kitab yang dilombakan adalah Fathul Muin.

Lomba hanya untuk pelajar pesantren (santri) usia 17-25 tahun, sedangkan hadiah yang disediakan panitia adalah umroh untuk juara, peringkat kedua Rp 20 juta, posisi ketiga Rp 15 juta dan posisi berikutnya Rp 10 juta, Rp 7,5 juta serta Rp 5 Juta. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top