Polhukam

Tanpa Diketahui Alasan DPP, Mahfudz Siddiq Tidak Terdaftar Sebagai Caleg PKS 2019

PARLEMENTARIA.COM– Walau dipecat Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman sebagai kader partai berlambang kapas dan padi tersebut dan tidak maju dalam pemilihan legislatif mendatang tetapi politisi senior Maffudz Siddiq tetap mendoakan partai yang ikut dibesarkannya itu mampu mencapai target 12 persen suara nasional pada pesta demokrasi tahun depan.

“Benar Bang, saya tidak maju Calon Legislatif (Caleg) lagi. Alasannya saya tidak mengetahuinya karena tidak pemberitahuan apa-apa termasuk dari DPP PKS. Saya hanya bisa berdoa agar PKS bisa mencapai target 12 persen pada Pileg mendatang,” kata Mahfud melalui pesn singkat melalui WhatsApp (WA), Selesa (17/7).

Seperti banyak diberitakan media, bukan hanya Mahfud yang tidak masuk dalam daftar caleg PKS untuk pileg mendatang tetapi juga sejumlah kader senior PKS lainnya termasuk Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

Bahkan politisi senior PKS di Komisi III DPR RI, Nasir Djamil tidak maju lagi sebagai caleg PKS di Dapil Provinsi Aceh I. Dia dikabarkan ‘dibuang’ ke Dapil lain. Padahal, Nasir sudah beberapa periode maju sebagai wakil rakyat di Dapil.

Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, 22 Januari 1970 selama ini merupakan pendulang suara PKS untuk Dapil Provinsi Aceh I dan selama menjadi wakil rakyat, Nasir rajin turun ke Dapil untuk menemui konstituennya.

Tidak diketahui persis ke Dapil mana Nasir dicalonkan DPP PKS untuk pileg mendatang. Nasir yang selama ini mudah dihubungi, juga tidak bisa dimintai komentarnya tentang di Dapil mana dia maju untuk bisa menjadi wakil rakyat pada pemuilu mendatang.

Diperoleh kabar, kader yang tidak patuh atau berseberangan dengan Shohibul Iman memang sengaja ‘dibuang’ dari PKS walau yang bersangkutan adalah deklarator atau ‘berdarah-darah’ membesarkan partai reformasi ini.

Banyak pengamat menilai, langkah yang dibuat Shohibul Iman dengan ‘membuang’ kader senior yang berseberangan dengan dia atau dinilai bukan berada di kubu DPP PKS yang berkuasa saat ini sangat merugikan termasuk kelangsungan partai ini ke depannya. Bahkan ada yang menilai, target 12 persen itu jauh panggang dari api. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top