Polhukam

Neng Marhamah Bangga Cak Imin Masuk Nominasi Cawapres Jokowi

PARLEMENTARIA.COM– Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengaku banggsa masuknya Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai salah satu dari lima nama calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi) untuk pemilihan presiden 17 April 2019.

“Apapun hasilnya, dan siapapun yang dipilih sebagai pendamping untuk pilpres nanti, saya tetap bersyukur karena nama Cak Imin sudah di kantong Pak Jokowi. Pak Jokowi tentu memiliki pertimbangan matang sehingga berani mengatakan Cak Imin sebagai salah satu cawapresnya,” tegas Neng Eem, Selasa (17/7).

Menurut politisi perempuan PKB itu, profile Cak Imin memang pantas dipertimbangkan sebagai cawapres untuk memperkuat posisinya di Pilpres 2019. “Cak Imin ini kan termasuk tokoh pergerakan yang masih muda dan berpotensi besar meraup suara pemilih di kalangan Islam perkotaan dan milenial,” kata anggota Komisi V DPR RI ini.

Dalam perjalanan panjang Cak Imin di pentas politik nasional juga telah membuktikan kemampuannya dan kontribusinya pada jalannya demokrasi dan politik kebangsaan di Indonesia.

Selain itu posisi Cak Imin sebagai kader Nahdlatul Ulama (NU) yang telah lama merepresentasikan Islam Indonesia yang moderat. “Jadi, eksistensi suara kaum nahdliyin tidak bisa diremehkan karena NU merupakan organisasi Islam terbesar yang anggotanya hingga 50-an juta jiwa,” tambah wakil rakyat dari Dapil Jawa Barat ini.

Dikatakan, besarnya dukungan masyarakat terhadap pencalonan Cak Imin sebagai cawapres dapat dilihat dari maraknya pembentukan posko relawan Cak Imin Untuk Indonesia atau Posko Cinta.

“Jumlah Posko Cinta ini terus bertambah. Sekarang ini jumlahnya sudah mencapai 23.000-an. Untuk dapil (daerah pemilihan) saya saja, yaitu Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor, ada sekitar 600-an Posko Cinta,” kata Neng Eem.

Tidak hanya itu, lanjut Neng Eem, pembentukan Posko Cinta ini juga diikuti dengan banyaknya elemen masyarakat yang menyampaikan dukungannya kepada Cak Imin dengan mendeklarasikan Jokowi-Cak Imin atau disingkat JOIN.

“Deklarasi JOIN menunjukkan keseriusan relawan dalam memberikan dukungannya pada pasangan Jokowi-Cak Imin. Dengan maraknya pembentukan Posko Cinta dan deklarasi JOIN, saya optimis pasangan ini akan sukses pada Pilpres 2019 mendatang,” tegas Neng Eem.

Seperti diberitakan, saat meninjau venue di komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (14/7), Presiden Jokowi mengatakan, Ketua Umum PKB ini merupakan satu dari lima nama cawapres yang akan menjadi pendampingnya pada Pilpres 2019.

Hanya saja, Jokowi tidak menyebutkan empat nama lainnya. Namun, di media massa beredar beberapa nama yang kemungkinan juga tengah dipertimbangkan Jokowi menjadi pendampingnya seperti Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, anggota Dewan Pengarah UKP PIP dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) KH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB). (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top