Polhukam

Ketua DPD RI Apresiasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018

PARLEMENTARIA.COM– Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang mengapresiasi pelaksanaan Pilkada serentak 2018 berjalan aman dan damai. Dan, apa yang dikhawatiran tidak terjadi.

Hal tersebut, kata Oesman Sapta kepada awak media di Gedung DPD RI Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (29/6) terjadi karena kesadaran masyarakat yang tinggi didukung penyelenggara Pemilu serta aparat keamanan yang bekerja dengan baik.

“Pilkada serentak 2018 suasananya jauh lebih baik daripada sebelumnya. Artinya, kesadaran masyarakat sudah tinggi untuk ciptakan pilkada yang damai,” kata senator asal Kalimantan Barat tersebut didampingi Ketua Komite I DPD RI, Akhmad Muqowam.

Dikatakan, sebelum pelaksanaan Pilkada serentak, ada isu beberapa daerah rawan konflik, namun pada kenyataannya tidak ada, artinya semua pihak bekerja dengan baik.

Menurut dia, pelaksaan Pilkada yang aman menunjukkan demokrasi semakin terlihat berjalan dengan baik karena masyarakat memilih pemimpin di daerah dengan partisipasi yang tinggi.

“Secara prosedural ada peningkatan kesiapan pelaksanaan Pilkada 2018 yang dilakukan penyelenggara pilkada dalam tahap persialan maupun penyelenggaraan. Persoalan yang terjadi relatif berkurang karena ada kesiapan regulasi dari penyelenggara pemilu, ketersediaan anggaran, tersedianya data pemilih, kesiapan personel di TPS dan ketercukupan logistik pilkada,” kata dia.

Lebih jauh dijelaskan, DPD merekomendasikan beberapa hal terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2018, yaitu mendorong peningkatan koordinasi dan integrasi berkaitan data kependudukan dalam kepentingan menghasilkan data potensial pemilih sebagai dasar penyusunan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada serentak yang menjadi kebutuhan ke depan agar persoalan validitas daftar pemilih terjamin.

Selain itu menurut dia meminta penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah memberikan perlakuan khusus bagi daerah-daerah pedalaman dan terluar dengan menyediakan sarana serta prasarana khusus, anggaran khusus, penjadwalan khusus, dan pengaturan khusus.

“DPD mendorong Badan Pengawas Pemilu dengan kewenangan yang dimilikinya bisa bekerja maksimal agar para pelaku politik uang jera,” ujarnya.

Oesman Sapta menjelaskan ke depan harus ada relasi yang kuat antara pilkada dengan lahirnya pemimpin daerah yang baik, jujur, dapat dipercaya dan cakap mengemban amanah untuk membawa masyarakat daerah sejahtera. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top