Polhukam

Kepala Distrik Torere dan Dua Polisi Tewas Dihadang Kelompok Bersenjata

PARLEMENTARIA.COM– Ditengah kesibukan sebagian besar rakyat Indonesia memilih kepala daerah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 171 wilayah di tanah air, kelompok bersenjata Papua melancarkan aksinya.

Mereka melakukan penghadangan terhadap rombongan kepala Distrik dan aparat keamanan di distrik Torere Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Rabu (27/6) sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Akibat dari kejadian itu, Kepala Distrik Torere dan dua personel Polisi tewas tertembak. Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, aksi penghadangan dan penembakan terjadi setelah pencoblosan dan penghitungan Pilkada selesai.

Speed boat yang ditumpangi Kepala distrik dan sembilan anggota Polisi ditembaki kelompok bersenjata dari arah darat. “Rombongan ditembaki dari darat, saat speed boat melaju ke arah distrik Torere dari TPS,” ucap Kamal, Kamis (28/6) pagi.

Kronologis lengkapnya, lanjut Kamal, selesai melakukan pemilihan di TPS Douw 2 distrik Hulu, rombongan Kepala distrik dan sembilan anggota polisi kembali ke distrik Torere menggunakan dua speed boat. “Saat melaju dengan speed boat, kelompok bersenjata menghadang dan menembaki rombongan dari tebing pinggir sungai.”

Rombongan berupaya menyelamatkan diri dengan terus melajukan speed boatnya. “Speed pertama yang ditumpangi masyarakat lolos, sedangkan yang ditumpangi kepala distrik Torere, Obaja Fruaro bersama anggota PAM Puncak kena tembakan,” ungkap Kamal.

Rombongan lolos dari hadangan meski ada yang tertembak. “Tadi malam Kepala distrik dan dua anggota Polisi di informasikan meninggal akibat terkena tembakan tersebut,” kata dia.

Korban meninggal masih berada di Polsek Douw. Jasad Kepala distrik Torere Obaja Fruaro, Ipda Jesayas H. Nusi (Kabo Binmas Kab Puncak jaya) dan Brigpol Sinton Kabarek (Ba Sat Sabara kab Puncak Jaya).

Anggota yang selamat dan juga berada di Polsek Dow yakni Bripka Maks Anjonderin, Brigpol Steven Auparay, Brida Daniel Tambunan dan Bripda Firmansa.

Anggota yang belum di temukan Brigpol Yusup Toding, brigadir Mulyadai dan briptu Petrus Imbiri. “Senjata personel juga hilang dalam insiden itu, yakni sepucuk senjata SS1 dan sepucuk senjata AK 101 hilang hanyut di sungai,” kata dia.

Menurut Kamal, jumlah anggota yang pergi ke Distrik Torere sembilan orang di pimpin Ipda Jesayas H Nusi. “Distrik Torere masuk Kabupaten Puncak berbatasan dengan distrik Douw Kab Mamberamo Raya. Daerah TKP adalah daerah yang tidak ada sinyal HP. Evakuasi korban sedang dilakukan dari Polsek Douw. ”Pencarian anggota yang hilang juga sedang dilakukan,” kata dia. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top