Polhukam

Hasil Survei Terbaru, Elektabilitas Prabowo Jauh Diatas Jokowi

PARLEMENTARIA.COM– Elektabilitas Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) pada pemilu 17 April tahun depan untuk wilayah pemilihan Jawa Barat paling tinggi dibanding calon lainnya termasuk sang petahana, Joko Widodo.

Hasil survei terakhir yang diumumkan Lembaga Survei dan Poling Indonesia (Spin) yang diterima Parlementaria.com, Jumat (15/6), Prabowo memperoleh dukungan 45,3 persen, sedangkan Jokowi hanya 40,9 persen. Sisanya belum menentukan pilihan.

Direktur Eksekutif Spin, Igor Dirgantara menyebut, pihaknya memang sengaja melakukan survei untuk wilayah Jawa Barat. Jawa Barat memiliki penduduk terbanyak dibandingkan dengan provinsi lain di tanah air. Hampir 20 persen suara nasional ada di Jawa Barat.

Menurut Igor, Jawa Barat menjadi wilayah terpenting lantaran jumlah pemilihnya yang paling besar. Pada Pilpres 2014, Prabowo mengantongi suara 14.167.381 (59,78 persen), unggul jauh dibandingkan dengan Jokowi yang hanya meraih 9.530.315 suara (40,22 persen).

“Tidak ada pergeseran di Provinsi Jawa Barat. Tanah Pasundan itu tetap akan menjadi lumbung suara bagi Prabowo, saat maju kembali melawan incumbent Presiden Jokowi di Pilpres 2019,” kata dia.

Dijelaskan Igor, ada berbagai faktor yang mempengaruhi Prabowo unggul dari Jokowi yang notabene petahana. Ketua Umum Partai Gerindra itu masih dianggap terasisoasi oleh Ahmad Heryawan (Aher) yang merupakan Gubernur Jawa Barat dua periode dan juga kandidat calon wakil presiden pendamping Prabowo.

“Aher terasosiasi kuat dengan figur Prabowo, karena sampai sekarang di level politik nasional, PKS merupakan barisan dari partai oposisi bersama Gerindra,” kata dia.

Pada survei kali ini, margin of error berada di angka 3 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Teknik survei dilakukan multistage random sampling dengan wawancara melalui tatap muka langsung dan bantuan kuisioner.
Survei mengumpulkan 1.200 responden yang dilakukan 5-10 Juni 2018. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top