Pengawasan

Anies Baswedan: Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Tidak Dilanjutkan

PARLEMENTARIA.COM– Proyek reklamasi Teluk Jakarta yang sempat membuat pemerintahan gaduh akibat pro dan kontra diantara para pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan tidak diteruskan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 58 Tahun 2018 tentang Pembentukan, Organisasi, dan Tata Kerja Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta bukan berarti proyek dilanjutkan.

“Yang sudah ada, empat (pulau) itu, sesuai amanat Perpres No: 52/95 dan Perda No: 8/95, dimana pengelolaan pulau-pulau hasil reklamasi melalui badan pengelola. Jadi, badan ini justru menegaskan, kita tidak meneruskan reklamasi,” ujar Anies dalam keterangan yang diterima Parlementaria.com, Jumat (15/6).

Apalagi, kata Anies, proyek reklamasi Teluk Jakarta tak ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD ). Karena itu, proyek itu tak akan berlanjut.

“Komitmen kami jelas, janji kami menghentikan reklamasi dan itu ada 17 pulau yang direncanakan dibangun. Empat pulau sudah dibangun, 13 belum, dan yang belum tidak akan kami teruskan. Dalam RPJMD terlihat, kami itu bekerja menggunakan rencana dan tidak dimasukkan dalam rencana untuk reklamasi. Jadi kami tidak teruskan,” kata dia.

Dikatakan, mereka yang menyebut proyek reklamasi Teluk Jakarta masih berlanjut hanya berimajinasi. Sebab, hal itu tak ada dalam Pergub yang dikeluarkan.

“Tidak dilanjutkan. Jadi, yang mengatakan dilanjutkan berimajinasi, lalu mengkritik imajinasinya sendiri. Tidak ada satu dari isi Pergub mengatakan, reklamasi dilanjutkan,” demikian Anies Baswedan. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top