Polhukam

Titiek Soeharto Optimis Bakal Gerus Suara Golkar Pada Pemilu 2019

PARLEMENTARIA.COM– Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi yang lebih dikenal dengan sapaan Titiek Soeharto optimis mampu merebut 20 persen suara dari pemilih Partai Golkar pada pemilihan umum (pemilu) 2019.

Titiek Soeharto mengklaim, 20 persen pemilih Partai Golkar adalah pemilih yang masih mengidolakan Presiden Soeharto. Selain itu, masih ada pemilih tradisional lainnya yang memilih Golkar, agar bisa membawa Indonesia seperti saat dipimpin Soeharto.

“Ya, sekitar 20 persen pemilih di Partai Golkar masih ada ikatan emosional dengan Pak Harto dan juga ada pemilih tradisionalnya yang ingin Indonesia berjaya seperti saat dipimpin Pak Harto,” kata Titiek dalam kunjungan ke Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Rabu (13/6).

Karena itu, Titiek Soeharto yang menyatakan kepindahannya ke Partai Berkarya beberapa hari lalu bertekad untuk merebut sedikitnya 20 persen pemilih di Golkar yang masih punya ikatan emosional dengan Soeharto untuk memilih Partai Berkarya.

Partai Berkarya diklaim Titiek punya misi untuk meneruskan perjuangan figur yang oleh Barat dikenal sebagai The Smilling General dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera. “Saya targetkan 20 persen pemilih Golkar dan pemilih tradisional dari Golkar akan memilih Partai Berkarya dalam pemilu mendatang.”

Meski Partai Golkar sudah meninggalkan jargon-jargon Orde Baru untuk menarik simpati masyarakat, Partai Berkarya tidak alergi untuk meraup suara dengan jargon-jargon Orde Baru dan keberhasilan pembangunan saat Orde Baru berkuasa.

Ya, memang sejumlah pengamat memprediksi hengkangnya Titiek Soeharto ke Partai Berkarya bakal berdampak kepada tergerusnya suara Partai Golkar pada pemilu legislatif dan pemilu presiden yang digelar serentak 17 April 2019.

Para pengamat tersebut beralasan selain masih banyaknya pendukung penguasa Orde Baru itu juga karena kondisi bangsa dan negara saat ini dimana sebagian rakyat merasakan ekonomi mereka semakin susah akibat tingginya biaya kebutuhan hidup serta tidak tersedianya lapangan kerja buat mereka. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top