Polhukam

Bamsoet: Jadi Anggota DK PBB Bukti Internasional Percaya Indonesia

PARLEMENTARIA.COM– Keanggotaan tidak tetap Indonesia di Dewan Keamanan (DK) PBB mewakili wilayah Asia-Pasifik 2019-2020 merupakan bentuk nyata kepercayaan dan apresiasi komunitas internasional atas peran dan kontribusi Bangsa Indonesia menjaga perdamaian dunia.

Karena itu, Pimpinan DPR mengucapkan selamat dan memberi apresiasi kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan semua diplomat RI yang telah bekerja keras mewujudkan pencapaian ini.

Keanggotaan RI di DK PBB itu, ungkap Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, tidak hanya bermakna prestasi di panggung politik internasional tetapi juga menunjukan keberhasilan Menlu Retno dan para diplomat RI menggambarkan dan meyakinkan dunia tentang wajah dan kepribadian Bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

Sejarah peradaban mencatat, Indonesia selalu menampilkan wajah dan citra bangsa yang cinta damai. Karena itulah Indonesia selalu bersedia berperan aktif menjaga perdamaian dunia, sejalan dengan kebijakan politik luar negeri yang bebas aktif itu.

Sudah tiga kali Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK PBB. Terakhir 2007-2008 saat Indonesia dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Satu dasawarsa kemudian, Indonesia mendapatkan lagi kepercayaan atau amanah itu dari komunitas internasional. DPR RI menilai, betapa komunitas internasional sangat memercayai peran dan komitmen Indonesia menjaga perdamaian dunia.

Seperti diketahui, sidang majelis Umum PBB, Jumat (8/6) di New York, Amerika Serikat menetapkan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2019-2020 mewakili Asia-Pasifik.

Indonesia menggatikan posisi Kazakhstan yang masa keanggotaannya akan berakhir 31 Desember 2018. Melalui proses pemilihan tertutup, Indonesia meraih 144 suara dukungan atau melebihi 2/3 suara dari total 190 negara anggota PBB yang hadir.

Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada Menlu Retno dan para diplomat RI yang telah menunjukan konsistensi kerja keras mereka, terhitung sejak tahap pencalonan tahun 2016, periode kampanye dan lobi-lobi dengan semua negara sahabat.

Menlu Retno telah mempresentasikan empat fokus Indonesia untuk keanggotaan di DK PBB tahun mendatang. Upaya untuk mewujudkan perdamaian di Palestina pun masuk dalam agenda diplomasi Inodnesia.

Pimpinan DPR akan menugaskan Komisi I DPR segera menyelenggarakan rapat dengan Kementerian Luar Negeri, untuk mematangkan dan melakukan pendalaman atas fokus dan peran Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2019-2020.

“Pemerintah dan DPR harus bisa memaksimalkan momentum ini demi kesejahteraan dan kemakmuran dunia pada umumnya,” demikian Bambang Soesatyo. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top