Polhukam

Oesman Sapta Odang: Hanura Konsisten Calonkan Jokowi Maju Pilpres 2019

PARLEMENTARIA.COM– Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang mengatakan, harusnya dengan berpuasa wartawan dapat membuat berita lebih bermartabat.

“Tidak ada gunanya wartawan puasa kalau membuat berita bohong (hoax),” ungkap laki-laki kelahiran Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Timur, 18 Agustus 1950 tersebut ketika menyampaikan kata sambutan dalam buka puasa bersama dengan wartawan di kediamannya, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/6).

Buka puasa bersama ini dihadiri lebih dari 100 wartawan yang sehari-hari bertugas meliput kegiatan parlemen. Mereka merupakan awak dari berbagai media cetak, televisi maupun media online ibukota dan daerah.

Kesempatan berbuka puasa juga dimanfaatkan sejumlah wartawan untuk bertanya terkait hal-hal yang tengah menjadi sorotan publik belakangan ini termasuk masalah politik dan ekonomi.

Salah satunya, jurnalis dari Banjarmasin Post, Murjani yang mempertanyakan tentang laki-laki yang akrab disapa OSO tersebut yang tidak melakukan kunjungan ke luar negeri seperti lazimnya pejabat negara selama dia terpilih menjadi pimpinan DPD RI.

Menjawab hal itu, laki-laki berdarah Minang tersebut mengatakan, sudah 13 tahun terbentuk DPD RI tetapi belum menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk rakyat, sehingga dinilai belum perlu melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

“Sebagai wakil rakyat dari daerah, sebaiknya anggota DPD RI lebih banyak melakukan kunjungan kerja ke daerah, karena DPD RI bekerja untuk daerah. Kalau memang butuh untuk mengetahui sesuatu tentang dunia luar kan bisa panggil dubesnya datang. Ini lebih ekonomis dan praktis,” kata dia.

Berbeda dengan Murjani, jurnalis dari Sinar Indonesia Baru, Jamida Habean Pasaribu bertanya tentang calon presiden pilihan Partai Hanura untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. “Apakah Partai Hanura akan mengusung nama-nama calon yang sudah beredar di publik atau memiliki calon lain,” tanya Jamida.

OSO yang juga Ketua Umum partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tersebut mengatakan partai yang dia pimpin konsisten mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk maju kembali sebagai Presiden RI, sedangkan untuk calon wakil presidennya kepada Jokowi. “Jokowi yang tahu persis siapa yang paling pas menjadi wakil presiden untuk mendamping dia.”

Lebih jauh OSO mengatakan, dia percaya Presiden Jokowi ini cerdas. “Kita anggap sepele orangnya, tapi ngak juga, licin orangnya, dia lihai, menyenangkan semua orang tapi bisa memukul orang dengan tertawa. Dia tahu kapan melakukan langkah politik, saya ga mau berandai-andai, tetapi Hanura konsisten mendukung dia untuk kedua kalinya.”

Sementara itu, Rizal Siregar dari Harian Pos Kota bertanya, perihal adakah keinginan dari OSO untuk maju untuk menjadi calon presiden. Menjawab hal itu, dia menjawab dengan guyonan.”Saya memang ganteng, tanya istri saya. Tapi saya tidak punya potongan untuk jadi presiden. Jadi, lebih baik saya tidak maju dari malu,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, jurnalis Fredy Batari dari JPNN.com mempertanyakan kebijakan pemerintah dalam memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai membebani keuangan pemerintah daerah.

Menanggapi hal itu, OSO mengatakan hak itu adalah tugas dari Kemendagri untuk dapat mengayomi binaannya, karena pemerintah tidak mengalami kerugian negara dan penerima THR pun belum terlihat ada kerugiannya.

“Kita tidak bisa mengatakan salah atau tidak kebijakan ini. Tolong kasih masukan ke saya, kesimpulan apa yang harus saya sampaikan kepada pemerintah, karena ini barang baru,” jelas Senator dari Kalimantan Barat ini.
Di akhir acara, Ketua DPD RI Oesman Sapta menutup pertemuan tersebut
dengan mengucapkan selamat berhari raya dan mohon maaf lahir batin kepada seluruh jurnalis yang hadir. Ia berharap, para jurnalis dapat merayakan lebaran dengan keluarga dalam keadaan sehat wal’afiat. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top