Polhukam

Ketua MPR Undang Gatot Buka Bersama Di Widya Chandra

PARLEMENTARIA.COM– Sejumlah tokoh menghadiri buka puasa bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Rumah Dinas Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan di Komplek Peremuhan Pejabat Tinggi Negara Widya Chandra, Jakarta, Rabu (30/5).

Selain tuan rumah Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), juga tampak hadir politisi senior yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung serta Amien Rais serta mantan Panglima TNI, Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Mereka duduk satu meja dengan sang tuan rumah.

Gatot menyatakan hadir dalam acara bukber KAHMI sebagai undangan.
“Saya diundang di sini,” kata Gatot yang tampak akrab bercangkrama dengan dan foto bersama dengan tamu lainnya yang hadir dalam acara buka puasa bersama itu.

Dikatakan Gatot, tujuan kedatangannya hanya untuk memenuhi undangan berbuka puasa dari Ketua Umum Partai Amanat Nasional. “Arah-arahnya adalah buka bersama karena saya diundang oleh KAHMI, hanya tempatnya di rumah Ketua MPR.”

Seperti diketahui, Gatot masuk bursa calon presiden atau wakil presiden dalam pemilu 2019. Ia pun bergerak mendekati sejumlah partai politik terkait dengan rencana pencalonannya. Meski begitu, ia mengatakan, dinamika politik masih sangat cair menjelang masa pendaftaran calon presiden 4-10 Agustus 2018.

Sebelum tenggat itu, Gatot mengatakan isu yang beredar hanyalah dinamika politik. Meski telah mengantongi dukungan dari sejumlah relawan dan masuk bursa pencalonan, Gatot belum mendeklarasikan pencalonannya, termasuk partai yang mengusungnya.

Gatot juga belum memastikan ihwal hubungannya dan PAN. “Kan aturan harus 20 persen, harus koalisi. Sampai sekarang perkembangannya baik, semakin optimistis,” kata dia.

Sementara itu Zulkifli Hasan mengatakan, dalam acara buka bersama itu, perbincangan di meja makan terus mengalir dengan berbagai topik. “Misalnya soal makanannya enak atau tidak,” kata wakil rakyat dari Dapil Provinsi Lampung tersebut.

Namun, Zulkifli Hasan tidak menapik kalau ada perbincangan mengenai dinamika pemilihan presiden 2019 selama berbuka puasa bersama. “Pokoknya semua disinggung, termasuk soal nasi Briyani,” jelas anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) kilid II pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Seperti diketahui, pertemuan keduanya bukanlah yang pertama kali. Sebelum keduanya bertemu di kantor Ketua MPR beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, PAN merupakan salah satu partai yang belum menyatakan dukungan dan koalisinya secara resmi dalam pilpres 2019. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top