Pengawasan

Rupiah Melemah, Ketua DPR Sampaikan Kegundahannya Melalui Pantun

PARLEMENTARIA.COM – Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan kegundahannya terhadap nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang terus melemah melalui pantun.

“Burung perkutut buah kenari, teroris mati mencari bidadari. Kita tak takut perang menghadapi, tarif listrik dan dollar naik itulah yang kita takuti,” bunyi bait pantun yang dibacakan Bamsoet dalam rapat paripurna pembukaan masa persidangan V Tahun 2017-2018, di Gedung DPR, Jumat (18/5/2018).

Karena itu dalam pidatonya, dia mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak fluktuasi nilai tukar nilai rupiah terhadap dollar AS.

“Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan perlu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tidak berdampak buruk terhadap perekonomian Indonesia,” kata Bamsoet.

Melalui pantunya juga, dia juga meminta pemerintah tidak menaikan harga sembaga dan bahan bakar minyak (BBM). “Umat muslim masuki Ramadhan, intensifkan ibadah sampai lebaran. Rakyat berharap dan berpesan, sembako dan BBM jangan dinaikkan,” ujar Bamsoet.

Bamsoet juga meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas teror bom yang terjadi beberapa hari lalu yang terjadi di bebera titik di Surabaya, Jawa Timur. “Di minggu pagi bom mengguncang, warga kucar kacir tunggang langgang Kita prihatin bukan kepalang, kutuk teror salahkan undang-undang”.

“Bom meletus wartawan meliput, laporan diberitakan berturut-turut. Hadapi terror tidak boleh takut, pihak berwajib teruslah usut,” kata mantan Ketua Komisi III DPR itu. (chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top