Legislasi

Nasir Djamil: Tak Perlulah Mengancam-ancam

PARLEMENTARIA.COM – Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai wacana penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Terorisme yang dilontarkan Kapolri sah-sah saja dan sesuai konstitusi. Namun dia mengingatkan bahwa DPR dan pemerintah sedang membahas RUU Terorisme yang sudah sampai pada tahap akhir.

“Terkait dengan Perppu ya sah-sah saja, tetapi mari kita hormati proses yang sudah berjalan (pembahasan RUU Terorisme -red) dan menurut saya juga akan selesai. Jadi ga perlulah mengancam-ngancam, toh pemerintah yang hadir itu adalah perpanjangan tangan Presiden. Kita menghormati lembaga kepresidenan, menghormati wakil mereka yang membahas RUU Terorisme dan juga DPR,” kata Nasir dalam diskusi ‘RUU Teroris Dikebut, Mampu Redam Aksi Teror” di Media Center DPR, Selasa (15/5/2018).

Jika tuntutan Perppu tersebut dikaitkan dengan peristiwa di Mako Brimob dan kemudian berlanjut dengan teror atau peledakan bom di Surabaya, Nasir Djamil lebih mengkritisi fungsi intelijen yang belum maksimal.

“Tentu kita harus mengkritisi fungsi-fungsi intelijen. Kita harus jujur juga situasi dan kodisi yang ada, bahwa memang fungsi intelijen belum maksimal mendeteksi. Karena fungsi intelejen itu berusaha untuk meniadakan dan bisa mengeliminir semua ini,” ujar Nasir.

Nasir mengungkapkan bahwa pembahasan RUU Terorisme yang dilakukan DPR bersama pemerintah sudah sampai pada tahap akhir dan hanya terganjal masalah definisi. “Semuanya sudah hampir rampung, tinggal memang definisi yang belum selesai,” ungkap Nasir.

Dijelaskannya, dalam RUU Terorisme yang dibahas itu berupaya menghindari semaksimal mungkin pasal-pasal represif, karena juga mengakomodir HAM.

“Karena kalau kita lihat naskah akademik dari RUU Terorisme ini sebenarnya dua hal yang mau diatur, yaitu pendekatan keamanan dan Hak Asasi Manusia. Mengapa kita perlu untuk mendefinisikan itu? agar kita menghargai manusia. Jadi kita tahu dia itu teroris atau bukan,” jelas Nasir. (chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top