Pengawasan

Hindari Masuknya ‘Barang Haram’, Tingkatkan Pengawasan di Pelabuhan ‘Tikus’

PARLEMENTARIA.COM– Untuk menghindari masuknya barang-barang ilegal dari luar negeri ke wilayah Indonesia perlu dilakukan pencegahan dengan jalan meningkatkan pengawasan termasuk menutup jalur dan pelabuhan-pelabuhan ‘tikus’ yang tersebar di berbagai wilayah.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan, di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senen (12/2) menanggapi semakin maraknya barang-barang seludupan termasuk narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) ke wilayah Indonesia.

Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengapresiasi keberhasilan TNI AL menangkap kapal MV Sunrise Glory yang membawa 1 ton sabu di perairan Batam, Kepulauan Riau, baru-baru ini.

“Kita apresiasi mengenai penemuan ini dan tentunya yang lebih penting adalah tindak lanjut dari pelanggaran penyalahgunaan narkoba ini untuk dituntaskan secara tepat,” ujar Taufik.

Dikatakan wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah ini, kita punya garis pantai yang panjang sekali, sehingga banyak pelabuhan-pelabuhan ‘tikus’ yang tidak dijaga. “Untuk itu, perlu ada peningkatan pengawasan untuk daerah-daerah terpencil yang punya potensi terdapat pelabuhan ‘tikus’,” tandas Taufik.

Dengan banyaknya pelabuhan ‘tikus’ yang lepas dari pengawasan, kata dia, potensi masuknya barang-barang haram ke dalam negeri akan semakin besar.
“Kalau pelabuhan-pelabuhan resmi yang dikelola oleh negara, enggak akan ada yang berani, biasanya lewat pelabuhan ‘tikus’. Ini yang harus kita cermati,” demikian Taufik Kurniawan. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top