Pengawasan

Serahkan Alsintan, Jazuli: Pemerintah Harus Berpihak Kepada Petani

PARLEMENTARIA.COM– Negara dalam hal ini pemerintah harus berpihak kepada para petani. Soalnya, dari tangan petani inilah anak bangsa indonesia mendapatkan bahan pangan bermutu.

Karena itu, ungkap Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini ketika melakukan silaturahim dan menyerahkan bantuan berupa Alat Sistem Pertanian (Alistan) kepada para kelompok tani (poktan) di areal di perkebunan PT Saptindo, Cikande, Serang, akhir pekan lalu.

Hadir pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten sekaligus Sekretaris Umum DPW PKS Provinsi Banten Gembong sumadi, anggota DPRD Fraksi PKS kabupaten Serang Supiyanto serta perwakilan dari Dinas Pertanian/UPTD Kabupaten Serang, Kepala Desa Leuwilimus, manajemen PT Saptindo dan ratusan petani yang tergabung dalam 12 Poktan dari kabupaten/ kota serang.

Saya pribadi, kata wakil rakyat dari Provinsi Banten tersebut, begitu konsen dengan nasib petani karena saya adalah anak petani. “Sampai sekarang saya masih bertani, masih sering nyawah sehingga tau persis kondisi petani,” kata anggota Komisi I DPR RI itu.

Saat mau tanam, pupuk kalau tidak menghiang tetapi juga mahal akibat tingginya permintaan. Giliran mau panen, harga gabah atau beras turun. Karena itu, Fraksi PKS tegas menolak impor beras karena jelas merugikan para petani padi di tanah air.

Dikatakan, kehadiranya di tempat ini dalam rangka melakukan silaturahim dengan poktan untuk bertukar informasi seputar pertanian khususnya petani padi di Provinsi Banten dan penyerahan secara simbolis bantuan alat pertanian yang secara khusus di advokasi Jazuli melalui Kementrian Pertanian (Kementan).

“Saya senang dan bangga berada di tengah -tengah bapak -bapak sekalian karena dari tangan petani inilah bangsa indonesia mendapatkan bahan pangan bermutu. bangsa ini berhutang budi pada petani,” ulang Jazuli

Kami di DPR, lanjut Jazuli, tegas soal impor ini. “Kalau berpihak kepada para petani, jangan dong impor beras, apalagi di tengah produksi beras surplus di banyak daerah.”

Semestinya kalau berpihak pada petani pemerintah 100 persen menyerap beras petani bukan malah impor. Terkait subsidi pupuk, Jazuli meminta subsidi harus sampai langsung kepada para petani.

“Saya ingin bapak-bapak bangga menjadi petani sebab peran bapak ini luar biasa karena petani sangat besar jasanya bagi bangsa indonesia. Kita ingin petani menjadi penguasa lahan, bukan hanya buruh petani atau petani penggarap,” demikian Jazuli Juwaini. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top