Pengawasan

Nuroji: Ada yang Salah dengan Sistem Pendidikan

PARLEMENTARIA.COM – Anggota Komisi X DPR RI Nuroji mengatakan, kasus penganiayaan Ahmad Budi Cahyono, seorang guru SMA 1 Torjun, Sampang, Madura, Jawa Timur oleh siswanya sendiri merupakan kejadian memilukan.

“Ini menjadi tanggungjawab semua pihak, karena masalah pendidikan bukan hanya ada di sekolah, tetapi juga orang tua di rumah yang memiliki peran besar dalam mendidik anak,” kata Nuroji, Senin (5/2/2018).

Menurut dia, peran dan tanggungjawab negara juga harus hadir dalam menghadapi kondisi seperti ini, salah satunya dengan cara mengutamakan pendidikan karakter dalam kurikulum di sekolah.

“Mungkin ada yang salah dengan sistem pendidikan kita, sehingga pendidikan karakter menjadi tidak utama. Negara secara umum punya tanggungjawab terhadap kondisi seperti ini. Setahu saya di era ini, ada program pemerintah yang namanya revolusi mental, lalu dimana peran dan cara kerjanya,” kata Nuroji.

Politisi F-Gerindra itu mengatakan bahwa pendidikan karakter dan pendidikan budi pekerti yang merupakan tanggungjawab sekolah dan orang tua yang ada saat ini masih lemah.

Oleh karenanya ia mengimbau agar dilakukan peninjauan kembali terhadap sistem pendidikan yang termasuk di dalamnya yaitu masalah kurikulum dan peran orang tua, sebagai solusi untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa serupa.

Para politisi Senayan itu juga meminta aparat kepolisian untuk memproses secara hukum siswa yang melakukan penganiayaan terhadap gurunya itu hingga meninggal.

“Saya mendorong aparat kepolisian untuk menindak tersangka secara tegas. Hukum harus ditegakkan dalam kasus tersebut agar ada efek jera dan memberi pesan negara memberi perlindungan serius terhadap tenaga pendidik dan guru,” kata Reni. (esa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top