Pengawasan

Zulkifli Hasan Minta Optimalkan Beras Stok Bulog Untuk Operasi Pasar

PARLEMENTARIA.COM– Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan minta pemerintah mengoptimalkan stok beras yang tersedia di Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) dalam usaha tekan harga beras di tingkat konsumen.

Dikatakan, beberapa pekan belakangan harga beras melonjak tajam di tingkat konsumen. Untuk menekan harga, Pemerintah mengambil jalan pintas dengan memasukkan beras dan Vietnam dan Thailand 500.000 ton beras.

“Saya tadi ke Pasar Gede, ngobrol dengan sejumlah pedagang. Ternyata di sini kenaikan harga beras sekitar Rp2.000-2.500/kg,” kata Zulkifli Hasan seperti keterangan pers Humas MPR RI, Minggu (14/1).

Untuk menurunkan harga beras, ungkap wakil rakyat dari Dapil Lampung itu, pihaknya berharap agar stok beras yang dimiliki Bulog segera dikeluarkan, digunakan untuk Operasi Pasar (OP). “Kasihan masyarakat, sekarang ini harga beras naik, harga gas naik, listrik naik,” kata dia.

Mengenai impor beras, pihaknya berharap agar pemerintah lebih berhati-hati melakukannya mengingat petani mulai memasuki masa panen, malah bulan depan memasuki panen raya.

“Kalau mau impor, beli pesan saja. Artinya, jangan didatangkan sekarang. Taruh di luar, karena kalau masuk dan bersamaan dengan panen raya, harga beras bisa hancur sehingga merugikan petani.”

Seperti diberitakan, Pemerintah akhir tahun lalu sebelumnya menyatakan bahwa Indonesia sudah mampu swasembada pangan, suatu capaian ketahanan pangan yang juga disumbang peran serta TNI.

Kalaupun harus membeli beras dari luar negeri, menurut dia, akan lebih tepat digunakan sebagai stok atau cadangan ketika di dalam negeri sedang tidak ada stok.

Menurut Ali, pedagang beras di Pasar Legi, untuk beras premium naik dari Rp 11.500/kg menjadi Rp13.000/kg, sedangkan untuk beras kualitas medium, harganya Rp10.000-11.000/kg dan itu sudah melebihi Harga Enceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp9.450/kg. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top