Polhukam

Gus Ipul Tidak Keberatan Risma Ganti Anas

PARLEMENTARIA.COM – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur yang diusung PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tidak keberatan kalau dirinya harus disandingkan dengan Tri Rismaharini.

Nama Walikota Surabaya aktif tersebut muncul kepermukaan setelah Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas yang semula disebut mendampingi Gus Ipul menarik diri.

“Terus terang, saya tidak berani berspekulasi. Tetapi insya Allah, apa pun yang terjadi, kita akan mengambil langkah-langkah opsi-opsi,” ketika ditanya awak media, Jumat (5/1) soal calon pendampingnya setelah Anas menyatakan mundur.

Menurut dia, saat ini dirinya termasuk partai pendukung yakni PDIP dan PKB masih menunggu penjelasan langsung dari Azwar Anas soal pengunduran dirinya dan latar belakang dari langkah mengejutkan itu. Anas baru menyampaikan mundur melalui WhatsApp (WA).

Wakil Gubernur Jawa Timur 2013-2018 itu belum memastikan apa pun kemungkinan keputusan yang diambil kelak karena terutama belum mendapatkan informasi dan penjelasan yang memadai. Tapi dia berharap semua beres dalam satu-dua hari mendatang.

Sementara itu, Risma juga belum bisa dikonfirmasi tentang rencana dia bakal dipercaya menggantikan posisi yang ditinggal Anas. Namun, Kamis (4/1) Risma seharian mengikuti acara PDIP.

“Ibu tadi malam langsung balik ke Surabaya setelah acara PDIP di Jakarta. Hari ini sudah ngantor. Kalau ditanya soal pengganti Azwar Anas, nanti Ibu akan bicara,” kata juru bicara Pemkot Surabaya, Muhammad Fikser.

Namun, kabar yang beredar di sejumlah media massa tentang politik Jawa Timur, Anas mengundurkan diri karena tersebarnya beberapa foto mesum pria menyerupai Anas bersama diduga perempuan. Anas menganggap itu sebagai pembunuhan karakter.

Pada kesempatan terpisah, Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira menyayangkan Anas mengundurkan diri sebagai bakal calon wakil Gubernur Jawa Timur.

Namun, Andreas yakin ini adalah jalan terbaik. “Sangat disayangkan, Pak Anas mengundurkan diri di awal proses pilkada. Tetapi mungkin jalan terbaik untuk Pak Anas dan pemenangan pasangan Syaifullah Yusuf,” kata Andreas.

Dia memastikan PDIP segera merespons dengan mengganti pasangan untuk Gus Ipul. Hanya saja, ia belum bisa memastikan soal nama yang berpeluang menggantikan Anas, termasuk soal kemungkinan Risma sebagai penggantinya. “Saya enggan berspekulasi. Nantilah. Tiap hari ada rapat,” elak Andreas.

Kabar tak sedap mendera koalisi PDIP-PKB sebagai partai pengusung pasangan Kebangkitan Bangsa-PDI Perjuangan, pengusung Gus Ipul-Azwar Anas.

Duet merah-putih tersebut dikbakarkan retak setelah Azwar Anas diketahui mengundurkan diri dari pencalonan dan PDIP mengevaluasi Bupati Banyuwangi itu. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top