Polhukam

Anas Mundur, Gus Ipul Tolak Beri Komentar

PARLEMENTARIA.COM– Bakal calon gubernur (bacagub) Jawa Timur, Saifullah Yusuf menolak memberi komentar soal mundurnya Abdullah Azwar Anas yang disandingkan dengan dirinya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Juni mendatang.

“Yang pasti, saya terkejut mundurnya Azwar Anas menjadi bakal calon (balon) Wakil Gubernur. Soal kenapa dia mundur, nanti mas Anas juga bakal menyampaikannya.” kata calon petahana ini kepada sejumlah awak media di Surabaya, Kamis (4/1).

Semula, rencananya Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf dipasangkan dengan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas untuk maju pada pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur 2018-2023. Pasangan ini diusung PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menurut Syaifullah Yusuf, dia bukan menolak memberikan keterangan soal mundurnya Bupati Banyuwangi itu untuk Pilgub mendatang yang tinggal delapan bulan lagi.

“Yang pasti, Mas Anas menjanjikan untuk menjelaskan langsung. Beliau nanti akan menemui saya dan menjelaskan sendiri, seperti apa masalahnya, kenapa berniat mundur,” kata Syaifullah Yusuf.

Politisi PKB tersebut beranggapan, dinamika politik dalam kontestasi elektoral merupakan hal lumrah. “Politik itu, kadang-kadang, ya begini ini. Saya dulu waktu maju bareng Pakde Karwo, juga diputuskan di menit-menit terakhir.”

Gus Ipul, demikian sapaan akrab Syaifullah Yusuf, enggan berspekulasi penyebab Anas hengkang. “Kita tunggu nanti hasilnya 2-3 hari ke depan,” kata laki-laki yang pernah dipercaya duduk di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Dikatakan, partai pengusungnya sedang fokus mencari pendamping dia untuk Pilgub nanti. “Kita tunggu nanti hasilnya 2-3 hari ke depan. Pada saatnya nanti, akan disampaikan. Sekarang kami fokus pada rencana selanjutnya. Apakah nanti ganti pasangan dan lain-lain, itu sesuatu yang biasa-biasa saja dalam politik.”

Disinggung siapa figur pengganti Anas, politisi PKB ini menjawab diplomatis. “Saya enggak mau berspekulasi siapa nama-nama yang menggantikan. Tunggu saja dalam waktu dekat 2-3 hari ke depan. PKB dan PDIP sedang mendalami sebuah isu yang berkembang,” jelas dia.

Meski demikian, kata Gus Ipul, hal itu lumrah terjadi dalam politik. Dia mencontohkan dengan pengalamannya maju pada Pilgub Jatim lalu dan dipasangkan dengan Gubernur Soekarwo. “Politik itu, ya begini ini. Saya dulu waktu maju bareng Pakde Karwo, juga diputuskan di menit-menit terakhir,” demikian Syaifullah Yusuf. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top