Kesra

Terapkan PPN 5%, Fahri Sarankan Pemerintah Melobi Arab Saudi

PARLEMENTARIA.COM – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai kebijakan Pemerintah Arab Saudi menerapkak Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 5% pada awal tahun 2018 itu akan banyak yang berimplikasi bagi jamaah haji dan umroh dari Indonesia.

Karena itu, Fahri meminta Pemerintah Indonesia agar dapat melakukan lobi kepada Pemerintah Arab Saudi, agar kebijakannya tersebut hanya diberlakukan bagi rakyat Arab Saudi sendiri dan tidak berpengaruh pada para jamaah haji dan umroh.

“Saya berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama, Kementerian Luar Negeri, dan juga Kementerian Keuangan untuk melakukan lobi yang intensif dengan Pemerintah Arab Saudi. Sebab kalau tidak, hal ini akan mempengaruhi struktur biaya Haji dan Umroh kita,” ucap Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/01/2018).

Menurut Fahri, selama ini sudah banyak hal yang menjadi beban bagi masyarakat Indonesia, misalnya meningkatnya harga visa untuk kedatangan yang kedua, ketiga dan seterusnya.

“Malah saya mendengar, akibat dari meningkatnya harga visa itu, maka Jamaah Umroh kita kebanyakan tidak hanya pergi ke Saudi Arabia, tetapi mereka mengoptimalkan kunjungannya ke negara-negara lain demi menghemat visa. Karena mumpung sekali bayar ya sekalian jalan saja,” paparnya.

Pimpinan DPR Korkesra ini juga menegaskan, untuk menghadapi kebijakan Pemerintah Saudi Arabia dalam bidang ekonomi dan politik, Pemerintah Indonesia perlu mempunyai kajian yang lebih mendalam. “Karena hal itu berpengaruh pada kita,” tandas Fahri.

Seperti diberitakan media, kebijakan Arab Saudi menerapkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 5% pada awal tahun 2018 akibat melemahnya harga minyak di negara-negara timur tengah. Oleh karenanya Per tanggal 1 Januari 2018, Pemerintah Arab Saudi rencananya akan menerapkan PPN 5% untuk makanan, pakaian, barang elektronik dan bensin, serta tagihan telepon, air dan listrik, dan pemesanan hotel.(chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top