Polhukam

Demokrat dan PKB Saling Ajak Koalisi Untuk Pilgub Jawa Barat

PARLEMENTARIA.COM– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat, rfan Suryanagara mengajak Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Jawa Barat untuk berkoalisi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023.

Hal itu mencuat dalam kunjungan yang dilakukan Ketua DPD Demokrat Jabar, Irfan Suryanagara, ke Kantor DPW PKB Jabar di Jalan Haruman Kota Bandung, Minggu (31/12).

“Ini pertemuan kangen-kangenan antara saya dengan Mas Huda karena kita insan politik jadi bicara politik dan Pilgub Jabar, terlebih saya sekarang ini pakai baju berwarna hijau seperti warna PKB,” kata rfan Suryanagara.

Irfan mengaku, kaget karena dalam pertemuan tersebut Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda malah mengajak pihaknya untuk berkoalisi di Pilgub Jawa Barat.

Padahal, hingga saat ini DPW PKB Jawa Barat masih tergabung dalam koalisi pengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai calon di Pilgub Jabar bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasional Demokrat dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Sedangkan Demokrat berkoalisi dengan Partai Golkar mengusung Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi di kontes itu. “Betul saya mengajak Kang Huda agar PKB bergabung dengan kami.”

Tanpa disangka, kata Irfan, malah DPW PKB mengajak DPD Demokrat Jawa Barat untuk bergabung atau berkoalisi di Pilgub Jawa Barat. Padahal, Demokrat Jawa Barat sudah sepakat dengan Partai Golkar mengusung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Syaiful Huda menuturkan, pertemuan dengan Kang Irfan dari Partai Demokrat merupakan upaya pencocokan terkait perkembangan terkini tentang Pilkada Serentak di 16 kabupaten/kota dan Pilgub Jawa Barat 2018.

“Tadi itu janjian sama Mas Irfan untuk mencocokan beberapa hal, pertama tentang pilkada di 16 kabupaten kota kita berkoalisi dengan Demokrat di Garut, kemudian di Cirebon masih kita jajaki kader kita dengan Demokrat dan juga di Kuningan,” kata dia.

Syaiful membenarkan jika dalam pertemuan itu Demokrat mengajak dirinya untuk berkoalisi di Pilgub Jawa Barat 2018. “Mas Irfan ngajak PKB bergabung. Jadi, kami saling punya agenda karena ini dinamika pilkada. Wajar saja kalau PKB atau Demokrat ngajak gabung,” demikian Syaiful Hudaka. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top