Polhukam

Politisi Senayan Unggulkan Bangsoet Gantikan Novanto

jimmy

PARLEMENTARIA.COM – Sejumlah politisi di Senayan mengunggulkan nama Bambang Soesatyo (Bangsoet) untuk menggantikan Setya Novanto yang kini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi pengadaan KTP elektronik. Namun semuanya itu terpulang ke Partai Golkar.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR Nasir Djamil misalnya. Dia mendukung Bambang Soesatyo yang kini menjadi Ketua Komisi III sebagai Ketua DPR untuk menggantikan Setya Novanto.

“Jalan-jalan ke Ciganjur, beli kan aku sebungkus lemper. Kalau Setnov mundur, Bambang Soesatyo Ketua DPR,” kata Nasir Jamil mendukung Bambang Soesatyo yang disampaikannya dalam bentuk pantun dalam diskusi “Mencari Figur Tepat Pengganti Setya Novanto”, di Media Center DPR, Kamis (7/12/2017).

Dia menilai Bamsoet orangnya supel, komunikasinya bagus, baik, jaringannya cukup bagus dan hampir dikatakan tidak punya musuh. “Namanya memang disebut-sebut menerima aliran dana kasus simulator SIM yang melibatkan Djoko Susilo mantan Korlantas, tapi sampai saat ini belum terbukti,” kata Nasir.

Nasir mengakui muncul sejumlah nama politisi Golkar di Senayan yang disebut-sebut akan menggantikan Setya Novanto, seperti Fadel Muhammad, Zainudin Amali, ada Aziz Syamsuddin, dan Bambang Soesatyo.

“Diantara nama-nama itu, saya pribadi mendukung Bambang karena melihat profile beliau selama ini. Selain itu juga ada dukungan yang disampaikan oleh PPP, Hanura, PKS misalnya, PDIP misalnya. Mudah-mudahan dukungan itu bukan seperti tupai bersuara. Bukan seperti tupai bersorak,” kata Nasir.

Nasir juga berkeyakinan, Bambang Soesatyo mampu menjalankan rencana strategis DPR, menghadirkan parlemen yang modern, berwibawa dan kredibel dalam rangka meningkatkan mutu demokrasi di Indonesia.

Namun siapa nantinya yang akan menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR, Nasir mengatakan bahwa hal tersebut sepenuhnya kewenangan Partai Golkar.

“Kita yang dari luar cuma menilai-nilai saja, merasa-rasa saja, kira-kira mana yang cocok mengganti Setnov. Kita ini hanya meraba-raba saja kayaknya ini orang cocok, dengan sejumlah ini,” kata Nasir.

Politisi PDIP Masinton Pasaribu juga mengatakan bahwa calon ketua DPR harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. “Dari segi komunikasi, Bamsoet selangkah lebih maju, baik komunikasi internal maupun eksternal,” jelasnya dan menambahkan bahwa semuanya kembali kepada Partai Golkar.

Pakar komunikasi politik Tjipta Lesmana juga memberikan penilaian positif terhadap Bangsoet dari sejumlah kader Partai Golkar yang mencuat untuk menggantikan kedudukan Novanto sebagai Ketua DPR.

“Dari sekian nama, khususnya dari aspek komunikasi, Bamsoet layak dilirik (jadi calon ketua DPR, red),” kata Tjipta Lesmana yang juga menjadi pembicara dalam diskusi tersebut.

Menurut Tjipta, sosok pengganti Setya Novanto yang akan datang harus mampu membuat perubahan dari keadaan terpuruk menjadi yang lebih baik. Karena itu, ketua DPR yang baru harus piawai dalam berkomunikasi dengan rakyat, komunikasi dengan antarlembaga negara maupun internal fraksi-fraksi di DPR. (chan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top