Pengawasan

Paripurna DPR Setujui Marsekal Hadi Jadi Panglima TNI

PARLEMENTARIA – Rapat Paripurna DPR RI menyetujui Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI, Kamis (7/12/2017). Hadi menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang memasuki masa pensiun.

Sebelum diambil keputusan, Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test yang dilakukan Komisi I terhadap Marsekal Hadi sehari sebelumnya.

“Sekarang perkenankan kami menanyakan, apakah laporan Pimpinan Komisi I DPR RI mengenai hasil uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Panglima TNI tersebut dapat disetujui?” tanya Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang memimpin rapat kepada seluruh Anggota DPR yang hadir pada Rapat Paripurna. Kemudian dijawab kata ‘setuju’ oleh seluruh DPR yang hadir.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menjelaskan bahwa Komisi I DPR telah mendapatkan penugasan dari Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Badan Musyawarah tanggal 4 Desember 2017 untuk membahas pemberian persetujuan terhadap pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI sebagaimana surat Presiden RI yang telah disampaikan kepada DPR pada 3 Desember 2017, perihal Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI.

“Menindaklanjuti penugasan tersebut, Komisi I DPR melalui rapat intern Komisi I DPR tanggal 5 Desember 2017 telah memutuskan untuk melaksanakan pemberian persetujuan terhadap pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI pada 6 Desember 2017,” jelas Kharis.

Kemudian, Komisi I telah melaksanakan rapat untuk mendengarkan pemaparan visi dan misi calon Panglima TNI disertai dengan Strategi dan Program Prioritas, serta kebijakan yang akan dijalankan oleh Panglima TNI ke depan dan melakukan pendalaman dari pemaparan visi dan misi calon Panglima TNI tersebut.

“Akhirnya, setelah mendengarkan dan mempertimbangkan pandangan Fraksi-fraksi dan Anggota Komisi I DPR terhadap calon Panglima TNI, maka Komisi I DPR memutuskan memberikan persetujuan terhadap pengangkatan Calon Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI,” kata Kharis.

Dalam rapat paripurna yang sama, juga disetujui Arief Hidayat menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi untuk masa jabatan 2018 – 2023. (esa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top