Polhukam

Jazuli Juwaini Minta Aparat Keamanan Segera Bebaskan Sandera KKB di Papua

PARLEMENTARIA.COM – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini mengecam aksi penyanderaan warga sipil oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sejak pekan lalu.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, jumlah sandera mencapai 1.300 orang di Desa Kimbely dan Desa Banti, Mimika, Papua.

Walau warga masih bisa beraktivitas tetapi mereka tidak bisa meninggalkan kampungnya. Mereka diancam dan diintimidasi bahkan ada yang mengalami tindak kekerasan.

“Atas nama Fraksi PKS DPR RI, saya mengecam aksi penyanderaan ini. Saya prihatin terhadap korban penyanderaan. Karena itu, saya meminta kelompok bersenjata itu menghentikan aksi yang tidak bermartabat tersebut,” tegas Jazuli, di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Wakil rakyat Dapil Provinsi Banten ini juga meminta aparat keamanan yakni TNI dan Polri sesegera mungkin membebaskan sandera serta memulihkan stabilitas keamanan di Papua sehingga tidak berkembang lebih buruk.

“Kita mempercayakan dan mendukung penuh upaya Polri dan TNI melakukan pembebasan dan penyelamatan sandera secara terukur dan efektif sehingga seluruh sandera bebas dan selamat,” kata dia.

Tokoh agama Banten ini juga berharap Pemerintah khususnya aparat keamanan segera melumpuhkan Kelompok Bersenjata tersebut karena sudah mengganggu keamanan dan kehidupan masyarakat Papua khususnya.

Kita berharap, lanjut Jazuli, aparat keamanan bisa cepat dan tegas menangani kelompok bersenjata ini seperti selama ini polisi dengan cepatnya menangani dan melumpuhkan terduga teroris.

“Jangan biarkan di negeri ini ada kelompok bersenjata ilegal yang mengancam warga. Ini sangat berbahaya bukan saja bagi Papua tapi dikhawatirkan merembet kamana-mana,” tegas Jazuli.

Dia juga menghimbau agar kelompok bersenjata atau kelompok sparatis di Papua menyudahi aksi yang mengacaukan keamanan selama ini sehingga terwujud kedamaian di bumi Papua. “Jika tidak, aparat keamanan bakal bertindak tegas demi melindungi rakyat Papua dan menjaga kedaulatan NKRI,” katanya.

Jazuli melihat, permasalahan kelompok bersenjata, pengacau keamanan, sparatis, teroris atau kelompok apapun namanya di Papua, telah berlangsung lama dan melibatkan jejaring aktor, pendanaan, pasokan logistik dari dalam dan luar negeri.

Karena itu, Jazuli mendorong penyelesaian komprehensif yang berkesinambungan mulai dari identifikasi akar masalah, meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua, dialog yang konstruktif, membangun kepercayaan (trust building ), diplomasi luar negeri yang efektif, hingga penggunaan kekuatan bersenjata secara terukur dan tepat sasaran.

Seluruh rakyat yang cinta NKRI ini ingin rakyat Papua hidup dalam kedamaian, pembangunan berjalan maju, kesejahteraan meningkat.

“Untuk itu, perlu penanganan komprehensif, sistematis dan terukur atau bumi Papua. Tapi jangan lupakan tindakan tegas, jika telah menyangkut kedaulatan wilayah NKRI,” demikian Jazuli Juwaini. (art)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top