Polhukam

Setya Novanto: Presiden Jokowi Sangat Cermat Beri Gelar Pahlawan

PARLEMENTARIA.COM – Ketua DPR RI Setya Novanto memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas pemberian gelar pahlawan kepada empat tokoh bangsa dengan latar belakang yang berbeda, sehari sebelum menyambut Hari Pahlawan, Kamis (9/11/2017).

Mereka adalah almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, almarhumah Laksamana Malahayati dari Provinsi Aceh, almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah dari Provinsi Kepulauan Riau, dan almarhum Lafran Pane dari Provinsi DI Yogyakarta.

“Pemerintahan Presiden Jokowi sangat cermat. Keempat tokoh bangsa tersebut sangat layak mendapatkan gelar pahlawan. Kiprah mereka bukan hanya menjadi inspirasi bagi daerah asalnya, melainkan telah memberikan inspirasi bagi kita semua,” ujar Novanto dalam keterangan tertulisnya yang diterima parlementaria.com, Sabtu (11/11/2017).

Novanto mencontohkan, dari almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid kita bisa belajar bagaimana menjadi pribadi yang bersahaja dan berkharisma. Serta senantiasa mengedepankan nilai-nilai pendidikan dalam membangun manusia.

Novanto juga mengaku kagum dengan sepak terjang Laksamana Malahayati, sosok laksamana laut perempuan pertama di Dunia. Menjadi panglima perang Kesultanan Aceh melawan armada angkatan laut Belanda dan Portugis. Ini menunjukan, sejak dahulu kala wanita Indonesia sosok yang perkasa, berani, dan tangguh.

Sementara dari Sultan Mahmud Riayat Syah, Novanto mengajak kita belajar bagaimana memperkokoh persaudaraan sebagai sesama anak bangsa. Berkat kemampuannya mempererat hubungan dengan beberapa kerajaan lain seperti Jami, Asahan, dan lainnya, Sultan Mahmud Riayat Syah membuat daerahnya dikenal sebagai Bunda Tanah Melayu.

Sedangkan dari sosok Lafran Pane, Novanto mengajak generasi masa kini mempelajari pentingnya berorganisasi. Sebagai sosok pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Lafran Pane memadukan keislaman dengan keindonesiaan. Gagasan pembaharuan pemikiran keislaman telah membuka cakrawala pemikiran umat islam untuk turut serta menciptakan masyarakat adil, makmur, baik secara material maupun spiritual. Beliau tidak ingin umat hanya sibuk melakukan peribadatan saja, lupa membangun bangsa.

“Bangsa kita sejak dahulu selalu melahirkan banyak orang-orang hebat. Saya yakin, generasi masa kini dapat belajar dari mereka semua. Seperti para pendahulu kita, Insya Allah anak-anak muda saat ini juga akan dikenang oleh generasi yang akan datang. Karena itu, saya mengajak anak-anak muda untuk terus berkarya membangun negeri, tinggalkan legacy yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Novanto. (chan)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top