Polhukam

Dirjen Dukcapil Jamin Data Kependudukan Pelanggan Telepon Selulur

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh memastikan keamanan data kependudukan masyarakat pengguna operator seluler di Indonesia.

“Seluruh operator hanya bisa membaca atau read only data kependudukan dan tidak bisa meminta ataupun mengcopy data kependudukan tersebut,” kata Zudan dalam diskusi dengan Topik “Konroversi Registrasi Simcard: Nyaman, Aman, dan Menguntungkan Siapa?” di Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Zudan menampik informasi hoax dan menyesatkan yang menggiring opini seolah-olah data kependudukan akan digunakan untuk keperluan Pemilu 2019.

“Data kependudukan tidak bisa diakses oleh pihak ke tiga dalam hal ini adalah operator seluler. Justru data kependudukan dan registrasi simcard adalah terobosan baru dalam hal melawan berita hoax dan data pemilih ganda,” tegasnya.

Dirjen Pos dan Penyelenggaraan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ahmad M Ramli dalam juga tampil sebagai pembicara dalam diskusi tersebut menjelaskan tujuan utama registrasi simcard adalah menciptakan kenyamanan seluruh masyarakat dalam mengakses informasi dan meminimalisir kejahatan di dunia maya.

“Masyarakat jangan takut lahan bisnisnya berkurang, penjualan kartu seluler tidak akan terganggu signifikan meski harus melakukan registrasi yang cukup rumit”, kata Ahmad.

Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indoensia (BRTI) I Ketut P Kresna dan Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (APTSI) Merza F Netizen sepakat bahwa masyarakat harus mampu mengikuti perkembangan yang ada demi menangkal berita hoax atau bohong dan pengguna fiktif.

Sebab selama ini hal itu merugikan pedagang dan masyarakat di saat tren belanja daring akhir-akhir ini meningkat pesat. (chan).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top