Pengawasan

Edhy Prabowo: Indonesia Kekurangan 43 Ribu Penyuluh Pertanian

PARLEMENTARIA.COM – Komisi IV DPR RI menemukan masih kurangnya tenaga penyuluh pertanian di Provinsi Jambi, padahal penyuluh pertanian merupakan salah satu ujung tombak pembangunan pertanian dan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendampingi dan membantu petani.

“Kunjungan Komisi IV DPR ini membuktikan bahwa ternyata apa yang kami tangkap ini benar. Temuan ini akan dibawa ke dalam rapat kerja dengan pemerintah agar ada langkah penting untuk segera dilakukan seperti peraturan pemerintah untuk pengadaan penyuluh pertanian,” ujar Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo usai berdialog dengan petani jagung di lahan pengembangan jagung hibrida di Kelurahan Tanjung, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (27/10/2017).

Edhy mengungkapkan bahwa Indonesia sekarang kekurangan 43 ribu Penyuluh Pertanian, dan untuk Penyuluh Kehutanan memerlukan 5 ribuan orang. Sehingga bila dijumlahkan ada sekitar 50.000 tenaga kerja baru yang dibutuhkan. Tapi negara tidak menganggap penting kurangnya penyuluh tersebut.

“Kenapa bisa bikin banyak Perpu ini itu, kok yang penyuluh tidak. Bagi kami sangat urgent, kalau tidak ada penyuluh ancamannya adalah ketahanan pangan kita terganggu, maka kami akan mendorong pemerintah untuk mengeluarkan peraturannya,” ujar politisi Gerindra itu.

Pada kunjungan di lahan reklamasi gambut ini Tim Kunker Komisi IV mengapresiasi digunakannya bibit jagung karya anak bangsa yaitu Nakula Sadewa dan Bima 12 yang merupakan program Untuk Rakyat Indonesia (URI). (esa)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top